Padang Panjang, Semangatnews.com – Pemerintah Kota Padang Panjang terus menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu upaya nyata dilakukan melalui kegiatan Penguatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk guru SD dan SMP se-Kota Padang Panjang, yang digelar di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) pada Sabtu (1/11).
Wali Kota Hendri Arnis dalam arahannya menekankan pentingnya pemahaman TKA sebagai langkah strategis menghadapi perubahan sistem asesmen nasional. Menurutnya, asesmen ini tidak hanya mengukur kemampuan akademik, tetapi juga menilai kejujuran, kemampuan berpikir kritis, dan kompetensi nyata peserta didik.
“Pendidikan bukan sekadar nilai di atas kertas, tetapi bagaimana kita menyiapkan generasi yang berilmu, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan zaman. TKA menjadi instrumen penting untuk menilai itu secara objektif dan terukur,” ujar Wako Hendri.
Ia menambahkan, keberhasilan pendidikan bergantung pada sinergi antara guru, kepala sekolah, pemerintah, dan masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan penguatan TKA harus dilihat sebagai sarana refleksi dan peningkatan kapasitas para pendidik, bukan sekadar rutinitas.
“Harapannya, guru dapat memahami kerangka asesmen yang dikeluarkan BSKAP, menerapkannya secara profesional, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan bebas tekanan,” lanjutnya.
Hendri juga menekankan tiga fokus utama dalam upaya peningkatan mutu pendidikan ke depan. Pertama, penerapan kurikulum kontekstual yang sesuai kebutuhan zaman. Kedua, pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran dan asesmen. Ketiga, penguatan kompetensi guru dan kepala sekolah melalui pelatihan berkelanjutan.
Ia mengingatkan peran penting kepala sekolah sebagai penggerak perubahan dan penjaga mutu pendidikan, serta menegaskan bahwa guru adalah ujung tombak dalam membentuk karakter dan integritas siswa.
“Pemerintah Kota akan terus mendukung kebijakan pendidikan nasional, termasuk pelaksanaan TKA 2026. Melalui 33 Program Unggulan, sektor pendidikan menjadi prioritas utama. Dari sinilah lahir generasi unggul yang membawa kemajuan bagi Padang Panjang,” tegas Wako Hendri.
Di kesempatan yang sama, Kepala Disdikbud Nasrul memberikan penjelasan mengenai TKA. Ia menyebut tes ini merupakan instrumen baru yang diatur dalam Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025, dan dirancang untuk mengukur penguasaan kompetensi dasar siswa secara objektif dan berbasis data.
“Sebelum diterapkan ke peserta didik, guru dan kepala sekolah perlu memahami kerangka asesmen dan strategi pelaksanaannya. Guru berperan sebagai learning coach yang membimbing siswa belajar dengan benar, beretika, dan percaya diri,” ujar Nasrul.
Nasrul menegaskan, TKA bukan sekadar ujian, tetapi langkah membangun budaya belajar yang jujur, kritis, dan berorientasi pada pengembangan diri. Ia berharap siswa Padang Panjang tumbuh sebagai pembelajar sejati yang tidak hanya mengejar nilai, tetapi juga memiliki karakter kuat dan semangat belajar sepanjang hayat.
Dengan dorongan pemerintah kota dan partisipasi para pendidik, Padang Panjang terus berupaya mencetak generasi cerdas, berkarakter, dan siap bersaing di era global.(eti)
