Jakarta, Semangatnews.com – Insiden ledakan yang terjadi di lingkungan SMAN 72 Jakarta Kelapa Gading mengakibatkan sejumlah siswa mengalami gangguan pendengaran, namun pihak medis memastikan kondisi tersebut tidak bersifat permanen.
Dentuman keras dari ledakan tersebut terjadi saat kegiatan berlangsung di dalam ruangan sekolah, yang menyebabkan trauma pendengaran pada banyak siswa secara mendadak.
Menurut keterangan dari aparat kepolisian, sejumlah korban yang semula dirawat memiliki keluhan “pendengaran yang sedikit kurang bisa seperti sebelum kejadian”.
Meski mengalami gangguan, para medis menyampaikan bahwa gangguan tersebut masih dalam kategori sementara dan pasien – dengan pengobatan dan pemulihan yang tepat – diprediksi akan kembali normal.
Saat ini, sekolah bersama aparat keamanan dan tim penyelidik terus menangani dampak kejadian, termasuk menampung informasi dari korban, orang tua, serta melakukan pemantauan kondisi setelah kejadian.
Ketua RT setempat menyebut bahwa dari sekitar korban yang dirawat, mayoritas mengeluhkan telinga berdenging, pendengaran berkurang, serta penglihatan yang kabur akibat efek ledakan.
Sekolah telah membuka layanan psikologis dan medis tambahan bagi siswa yang mengalami dampak psikologis dan fisik pasca-ledakan, guna memulihkan kondisi keseluruhan dan mencegah trauma jangka panjang.
Kapolda dan tim kesehatan menegaskan bahwa meski ada luka ringan, perhatian utama kini tertuju pada dampak tidak tampak seperti gangguan pendengaran dan penglihatan yang memerlukan pemantauan lebih lanjut.
Orang tua siswa diminta untuk terus mendampingi anak-anaknya, memastikan kontrol medis dijalani dan kondisi didokumentasikan agar bila ada gejala lanjutan dapat segera ditangani.
Pihak sekolah juga meninjau ulang prosedur keamanan di lingkungan sekolah, mencakup mekanisme evakuasi dan penanganan darurat agar kejadian serupa tidak terulang.
Penyelidikan terkait penyebab dan bahan yang digunakan dalam ledakan terus berjalan, dengan aparat menyatakan bahwa semua kemungkinan, termasuk kerusakan alat dan kelalaian, akan diperiksa secara seksama.(*)
