Sampah Menggunung di Ciputat Ditutup Terpal, Warga Resah Bau Menyengat dan Jalan Terganggu

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Tumpukan sampah yang menggunung di salah satu ruas jalan utama kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, kembali menjadi sorotan warga. Sampah rumah tangga yang menumpuk di badan jalan tersebut kini ditutup menggunakan terpal, namun kondisi itu dinilai belum menyelesaikan persoalan utama.

Pantauan di lokasi menunjukkan tumpukan sampah berada tepat di pinggir jalan dan memakan sebagian badan jalan. Terpal berwarna gelap menutup sebagian besar sampah, namun masih terlihat sisa plastik, kardus, dan limbah rumah tangga yang berserakan di sekitarnya.

Penutupan dengan terpal dilakukan untuk mengurangi bau menyengat yang dikeluhkan warga. Meski begitu, aroma tidak sedap tetap tercium terutama pada siang hari saat cuaca panas, sehingga mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan warga sekitar.

Sejumlah pengendara mengaku harus mengurangi kecepatan saat melintasi area tersebut karena jalan menjadi lebih sempit. Kondisi ini dinilai rawan menimbulkan kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari.

Warga sekitar menyebut tumpukan sampah sudah terjadi selama beberapa hari terakhir. Mereka menilai pengelolaan sampah di kawasan tersebut belum berjalan optimal, sehingga sampah terus menumpuk sebelum akhirnya diangkut.

Selain bau, warga juga mengkhawatirkan dampak kesehatan dari sampah yang dibiarkan terlalu lama. Lalat dan serangga mulai bermunculan, sementara air lindi dari sampah berpotensi mencemari lingkungan sekitar.

Beberapa warga menyayangkan penanganan yang hanya bersifat sementara. Menurut mereka, penutupan dengan terpal bukan solusi jangka panjang karena volume sampah terus bertambah setiap hari.

Di sisi lain, petugas kebersihan terlihat sesekali datang untuk memeriksa kondisi tumpukan sampah. Namun hingga kini, pengangkutan sampah secara menyeluruh belum dilakukan, sehingga tumpukan masih terlihat di lokasi.

Pemerintah setempat disebut tengah berupaya melakukan koordinasi untuk mempercepat pengangkutan sampah ke tempat pembuangan akhir. Kendala armada dan penumpukan di lokasi pembuangan disebut menjadi salah satu penyebab keterlambatan.

Warga berharap penanganan segera dilakukan agar kondisi jalan kembali normal. Mereka juga meminta adanya solusi permanen agar kejadian serupa tidak terus berulang, terutama di kawasan padat aktivitas.

Masalah sampah di Ciputat ini menambah daftar panjang persoalan pengelolaan sampah di wilayah perkotaan. Pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang tinggi membuat volume sampah terus meningkat setiap harinya.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat mendesak adanya langkah tegas dan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik. Penanganan cepat dan berkelanjutan dinilai penting agar kebersihan lingkungan dan kenyamanan publik tetap terjaga.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.