SAWAHLUNTO, SEMANGATNEWS.COM – Suasana Ruang Rapat Balaikota Sawahlunto, Minggu (1/3/2026), terasa berbeda dari biasanya. Deretan kepala perangkat daerah dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota membuka lembaran dokumen perencanaan, berdiskusi, dan sesekali mencatat poin-poin penting.
Mahyeldi Ansharullah memimpin langsung Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Kota Sawahlunto.
Rakor merupakan ruang strategis untuk menyelaraskan langkah, menyatukan visi, dan mempertegas arah pembangunan ekonomi di Sumatera Barat, khususnya penguatan pembangunan di Sawahlunto agar semakin terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa kunci keberhasilan pembangunan daerah terletak pada keselarasan antara perencanaan dan pelaksanaan program. Tanpa sinkronisasi yang kuat, berbagai kebijakan berpotensi berjalan sendiri-sendiri dan tidak mencapai hasil maksimal.
“Kolaborasi yang kuat menjadi kunci agar target pembangunan ekonomi dapat tercapai secara optimal dan merata di seluruh daerah,” tutur Mahyeldi di hadapan jajaran kepala perangkat daerah Pemprov Sumbar dan Pemko Sawahlunto.
Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, memanfaatkan momentum rakor tersebut untuk menyampaikan sejumlah usulan kebijakan prioritas. Baginya, percepatan pembangunan kota harus berpijak pada kebutuhan riil masyarakat.
“Kebijakan yang responsif, adaptif, dan selaras dengan kebutuhan riil masyarakat hari ini. Komitmen ini menjadi bagian dari peran aktif pemerintah dalam memastikan setiap program pemerintah benar-benar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Jeffry.
Jeffry Hibatullah menekankan bahwa pembangunan bukan hanya tentang angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang kualitas hidup warga. Infrastruktur yang memadai, peluang usaha yang terbuka, serta layanan publik yang efektif menjadi bagian dari ekosistem pembangunan yang ingin diperkuat.
Rakor ini sekaligus menjadi forum evaluasi dan penajaman program, agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan antara provinsi dan kota. Dalam dinamika pembangunan daerah yang semakin kompleks, koordinasi lintas level pemerintahan menjadi kebutuhan yang tak terelakkan.
“Melalui rakor ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota, sehingga arah pembangunan semakin solid, peluang ekonomi kian terbuka, dan Sawahlunto terus bergerak maju sebagai kota yang tangguh dan berdaya saing,” harapnya. (Nova)

