Dihujat Netizen soal “Nuansa Bening”, Pihak Keenan Nasution Pilih Tenang Hadapi Polemik

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Polemik lagu “Nuansa Bening” kembali mencuat ke publik setelah penyanyi senior Keenan Nasution menjadi sasaran hujatan netizen. Hal ini terjadi setelah ia tetap melanjutkan proses hukum terkait hak cipta lagu tersebut.

Kasus ini semakin sensitif karena turut menyeret nama mendiang Vidi Aldiano yang sebelumnya menjadi pihak tergugat dalam perkara tersebut. Keputusan melanjutkan gugatan memicu reaksi emosional dari warganet.

Banyak netizen menilai langkah tersebut tidak memiliki empati, mengingat Vidi Aldiano telah meninggal dunia. Kritik keras pun membanjiri media sosial, terutama di akun yang berkaitan dengan Keenan Nasution.

Menanggapi hujatan tersebut, pihak Keenan melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, memilih bersikap santai. Ia menegaskan bahwa opini publik merupakan hal yang tidak bisa dibatasi.

Menurut Minola, pihaknya tetap menghormati kebebasan berpendapat yang disampaikan masyarakat, termasuk kritik yang muncul di media sosial.

Namun demikian, ia meminta publik juga melihat persoalan ini dari sisi hukum dan posisi Keenan sebagai pencipta lagu yang merasa haknya belum terpenuhi.

Minola menjelaskan bahwa gugatan tersebut bukan tanpa alasan, melainkan berkaitan dengan klaim hak cipta serta dugaan belum diterimanya royalti atas lagu “Nuansa Bening”.

Ia juga menegaskan bahwa perkara ini sudah berjalan sebelum Vidi Aldiano meninggal dunia dan kini telah berada di tahap kasasi di Mahkamah Agung.

Secara hukum, lanjutnya, meninggalnya pihak tergugat tidak serta-merta menghentikan proses perdata. Tanggung jawab hukum dapat dilanjutkan oleh pihak ahli waris.

Selain itu, pihak Keenan menilai proses ini penting untuk memberikan kepastian hukum, baik bagi pencipta lagu maupun pihak terkait lainnya.

Di tengah kontroversi yang berkembang, pihak Keenan berharap publik dapat menyikapi persoalan ini secara objektif dan tidak hanya melihat dari sisi emosional semata.

Kasus ini pun menjadi sorotan luas karena menyentuh dua hal sensitif sekaligus, yakni isu hak cipta dan empati publik terhadap sosok yang telah meninggal dunia.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.