Jakarta, Semangatnews.com – Timnas futsal Indonesia harus mengubur mimpi mempertahankan gelar setelah kalah dari Thailand pada partai final AFF Futsal 2026. Meski gagal juara, penampilan Garuda justru menuai pujian dari kawasan Asia Tenggara.
Pertandingan final berlangsung sengit di Nonthaburi, Thailand. Indonesia sempat unggul lebih dulu sebelum akhirnya kalah tipis 1-2 dari tuan rumah.
Gol pembuka Indonesia dicetak oleh Andres Dwi, yang sempat membuat harapan publik membuncah. Namun Thailand mampu bangkit dan membalikkan keadaan melalui dua gol balasan.
Kekalahan ini membuat Indonesia harus puas sebagai runner-up. Status juara bertahan yang diraih pada edisi sebelumnya pun gagal dipertahankan.
Meski demikian, performa tim asuhan Hector Souto dinilai tetap membanggakan. Banyak pihak menilai permainan Indonesia semakin matang dan kompetitif di level ASEAN.
Pelatih Hector Souto bahkan menegaskan bahwa timnya menunjukkan perkembangan signifikan, terutama dari sisi kedalaman skuad dan kualitas pemain muda.
Indonesia datang ke turnamen ini dengan komposisi pemain yang berbeda dibanding sebelumnya. Banyak pemain baru diberi kesempatan dan mampu tampil solid hingga mencapai final.
Pencapaian ini bahkan melampaui target awal tim yang hanya menargetkan semifinal. Hal ini menunjukkan proses regenerasi berjalan dengan baik.
Di sisi lain, Thailand kembali menegaskan dominasinya di kawasan dengan meraih gelar ke-17 sepanjang sejarah turnamen.
Meski kalah, Indonesia dinilai berhasil meningkatkan reputasinya sebagai kekuatan baru futsal Asia Tenggara. Permainan disiplin dan agresif menjadi sorotan utama.
Hasil ini menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menatap turnamen berikutnya. Dengan skuad yang semakin berkembang, peluang meraih gelar di masa depan tetap terbuka lebar.(*)

