Jakarta, Semangatnews.com – Spekulasi mengenai calon pengganti Pep Guardiola di Manchester City semakin memanas setelah nama Enzo Maresca dan Vincent Kompany menjadi kandidat terkuat untuk mengisi kursi pelatih di Etihad Stadium. Di antara dua nama tersebut, Kompany disebut sebagai sosok paling sempurna untuk meneruskan era Guardiola.
Enzo Maresca memang menjadi favorit dalam bursa pelatih baru Manchester City. Mantan asisten Guardiola itu dinilai memahami filosofi permainan City dan dianggap mampu menjaga identitas klub yang sudah dibangun selama bertahun-tahun.
Maresca sebelumnya sukses mencuri perhatian saat menangani Leicester City dan Chelsea. Gaya bermain berbasis penguasaan bola yang diterapkannya dianggap sangat mirip dengan pendekatan Guardiola selama melatih The Citizens.
Meski begitu, sejumlah pengamat sepak bola Inggris menilai Vincent Kompany memiliki paket yang lebih lengkap. Selain memahami kultur klub, mantan kapten Manchester City itu dianggap punya hubungan emosional yang kuat dengan para suporter.
Kompany saat ini tengah menjalani karier kepelatihan yang cukup menjanjikan di Eropa. Pengalamannya sebagai pemain inti di era kebangkitan Manchester City membuat namanya selalu dikaitkan dengan masa depan klub.
Guardiola sendiri dikabarkan akan meninggalkan Manchester City setelah satu dekade penuh prestasi. Selama berada di Etihad, pelatih asal Spanyol itu berhasil mempersembahkan berbagai gelar bergengsi termasuk Liga Champions dan enam trofi Premier League.
Pelatih berusia 55 tahun itu juga menegaskan bahwa penggantinya nanti tidak boleh sekadar meniru gaya kepelatihannya. Guardiola menilai setiap pelatih harus memiliki identitas dan pendekatan sendiri dalam membangun tim.
Maresca disebut unggul dalam aspek taktik dan kesinambungan filosofi permainan. Namun Kompany dinilai memiliki nilai lebih dalam kepemimpinan, pengalaman di klub, serta kemampuan membangun kedekatan dengan ruang ganti pemain.
Sejumlah fans Manchester City juga mulai terbelah dalam menentukan pilihan. Ada yang menginginkan kelanjutan filosofi Guardiola melalui Maresca, sementara lainnya lebih memilih Kompany karena dianggap memahami DNA klub secara menyeluruh.
Manajemen City sendiri belum mengumumkan keputusan resmi terkait pengganti Guardiola. Namun berbagai laporan media Inggris menyebut proses pencarian pelatih baru sudah memasuki tahap serius menjelang akhir musim.
Siapa pun yang terpilih nantinya akan menghadapi tantangan besar untuk melanjutkan dominasi Manchester City di sepak bola Inggris dan Eropa. Warisan besar Guardiola membuat ekspektasi terhadap pelatih baru dipastikan akan sangat tinggi.(*)

