Prabowo Bertolak ke Prancis, Penuhi Undangan Macron yang Sempat Tertunda

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kerja ke luar negeri dengan bertolak ke Prancis untuk memenuhi undangan Presiden Emmanuel Macron yang sebelumnya sempat tertunda. Kunjungan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Menteri Luar Negeri Sugiono.

Sugiono menjelaskan undangan dari Macron sebenarnya telah disampaikan sejak beberapa waktu lalu. Namun, karena padatnya agenda kenegaraan kedua pemimpin, pertemuan tersebut baru dapat direalisasikan tahun ini.

Menurut Sugiono, kunjungan Prabowo ke Prancis juga merupakan bentuk kunjungan balasan setelah Macron sebelumnya datang ke Indonesia dalam lawatan kenegaraan pada 2025 lalu. Hubungan bilateral kedua negara dinilai semakin erat dalam berbagai sektor strategis.

Pemerintah menyebut pertemuan Prabowo dan Macron akan membahas sejumlah isu penting, mulai dari kerja sama pertahanan, ekonomi, investasi, hingga geopolitik internasional. Indonesia dan Prancis diketahui memiliki hubungan strategis yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

Di bidang pertahanan, kedua negara sebelumnya telah menjalin sejumlah kerja sama besar, termasuk pembelian pesawat tempur Rafale dan penguatan teknologi militer. Kerja sama itu disebut menjadi salah satu fokus utama hubungan Jakarta dan Paris.

Selain agenda bilateral, kunjungan Prabowo ke Prancis juga disebut berkaitan dengan berbagai pembahasan internasional yang tengah berkembang, termasuk situasi keamanan global dan dinamika kawasan Indo-Pasifik.

Keberangkatan Prabowo ke Prancis menarik perhatian publik karena dilakukan menjelang Hari Raya Iduladha. Namun pemerintah memastikan seluruh agenda kenegaraan tetap berjalan sesuai jadwal dan telah dipersiapkan dengan matang.

Selama menjabat sebagai Presiden Indonesia, Prabowo memang dikenal aktif melakukan diplomasi luar negeri. Sejumlah pengamat menilai pendekatan tersebut dilakukan untuk memperkuat posisi Indonesia di tengah persaingan global yang semakin kompleks.

Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Prabowo juga telah melakukan kunjungan ke sejumlah negara besar seperti Amerika Serikat, Rusia, China, dan Prancis. Diplomasi aktif itu disebut sebagai bagian dari strategi memperluas kerja sama internasional Indonesia.

Hubungan Indonesia dan Prancis sendiri telah berlangsung selama puluhan tahun dan terus berkembang di sektor perdagangan, pendidikan, budaya, hingga teknologi pertahanan. Kedua negara juga sama-sama memiliki kepentingan strategis di kawasan Indo-Pasifik.

Pemerintah berharap kunjungan Prabowo ke Prancis dapat menghasilkan kesepakatan baru yang menguntungkan kedua negara sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan diplomasi internasional.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.