Nyaris Putus Akibat Bencana, Jalan Payakumbuh-Koto Tinggi Diharapkan Segera Diperbaiki

by -

Nyaris Putus Akibat Bencana, Jalan Payakumbuh – Koto Tinggi Diharapkan Segera Diperbaiki

 

SEMANGATNEWS.COM – Beberapa bulan pasca bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat, termasuk Kabupaten Limapuluh Kota, kondisi Jalan Provinsi di Jorong Titian Dalam, Nagari Pandam Gadang, Kecamatan Gunuang Omeh makin mengkhawatirkan. Ruas jalan ini ambles dan tergerus aliran Sungai Batang Sinamar, membuat pengendara merasa was-was, terutama saat malam hari karena minim penerangan.

 

Meskipun masih bisa dilalui, kendaraan roda dua maupun roda empat harus bergantian melintas di titik yang rusak parah ini. Jika tidak hati-hati, risiko tergelincir ke jurang sangat besar. Warga mengaku tanda peringatan yang sempat dipasang kini sudah tidak terlihat lagi.

 

“Kami sangat berharap jalan ini segera diperbaiki oleh pemerintah daerah atau pihak berwenang. Ini akses utama yang kami gunakan setiap hari,” ujar Fadly, warga setempat, Jumat (26/6/2026). Ia menambahkan bahwa kondisi ini membahayakan keselamatan, apalagi akan makin ramai dilalui warga dan pelajar ke depannya.

 

Kekhawatiran serupa disampaikan Sandy, warga Payakumbuh yang melintas menuju Monumen PDRI di Nagari Koto Tinggi. Menurutnya, jalan rusak bisa menurunkan minat wisatawan berkunjung ke tempat bersejarah tersebut. Ia juga meminta agar tanda peringatan dipasang kembali agar pengendara yang tidak mengetahui kondisi jalan bisa lebih waspada.

 

Sebelumnya, Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Wirman Pangeran, sudah menyampaikan kondisi ini kepada Pemerintah Provinsi melalui Dinas PU pada Desember 2025 lalu agar segera ditangani.

 

Sekretaris Camat Gunuang Omeh, Apri Yulianto, menyatakan dampak bencana tahun lalu tidak hanya merusak jalan dan jembatan, tetapi juga memaksa sejumlah warga mengungsi ke Hunian Sementara (Huntara) hingga kini. “Kami berharap semua fasilitas yang rusak segera diperbaiki,” katanya.

 

Menanggapi hal ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Limapuluh Kota, Herman Azmar, menyatakan pihaknya akan segera berkoordinasi kembali dengan Pemerintah Provinsi. “Perbaikan jadi prioritas karena menyangkut keselamatan dan kepentingan banyak orang. Kami juga terus mendorong percepatan pembangunan Hunian Tetap bagi korban bencana,” ujarnya Sabtu (27/6).

 

Sementara itu, Kepala Dinas PU Kabupaten Limapuluh Kota, Orlanda, menjelaskan ruas jalan ini menjadi tanggung jawab Provinsi. “Saat ini masih dalam tahap perencanaan, dan lelang pekerjaan diperkirakan akan segera dilaksanakan,” pungkasnya saat dikonfirmasi Senin (29/6).(ARYA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.