SAWAHLUNTO, SEMANGATNEWS.COM — Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah melantik dan mengambil sumpah jabatan 22 aparatur sipil negara (ASN) yang terdiri atas pejabat administrator, pejabat pengawas, kepala sekolah, dan kepala puskesmas di Balairung Rumah Dinas Wali Kota, Senin (20/7/2026).
Pelantikan tersebut mencakup tiga pejabat administrator, dua pejabat pengawas, 16 kepala sekolah, dan satu kepala puskesmas. Pengisian jabatan ini merupakan bagian dari penataan organisasi untuk memenuhi kebutuhan struktur pemerintahan sekaligus memperkuat kinerja perangkat daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah menegaskan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari mekanisme pembinaan karier aparatur sipil negara yang harus dimaknai sebagai amanah, bukan sekadar perpindahan posisi.
“Setiap jabatan membawa tanggung jawab yang besar. Karena itu, para pejabat yang dilantik harus bekerja secara profesional, bertanggung jawab, serta mampu menghadirkan perubahan yang nyata dan terukur di unit kerja masing-masing,” ujar Jeffry.
Jeffry Hibatullah mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang kolaboratif, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Menurutnya, seorang pemimpin di lingkungan birokrasi harus mampu menggerakkan organisasi, mempercepat penyelesaian berbagai persoalan, serta memastikan setiap program pemerintah berjalan secara efektif dan tepat sasaran.
Jeffry Hibatullah menambahkan, dinamika birokrasi yang terus berkembang menuntut setiap pejabat untuk memiliki kemampuan bekerja secara cepat, adaptif, dan berorientasi pada hasil. Oleh sebab itu, pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Jabatan yang diemban hari ini merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijaga dengan integritas, dedikasi, dan kinerja terbaik. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung percepatan terwujudnya Sawahlunto Maju,” katanya. (Nova)

