SAWAHLUNTO, SEMANGATNEWS.COM — Sebuah surau di Dusun Pasar Baru, Desa Silungkang Tigo, Kota Sawahlunto, naik status menjadi masjid. Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra meresmikan Masjid Tepi Air, Senin, 14 September 2026.
Masjid itu berdiri di sisi Pasar Nagari Silungkang, salah satu titik yang menjadi pusat aktivitas warga. Perubahan status tersebut bukan sekadar soal nama dan fungsi bangunan. Pemerintah berharap masjid dapat memperluas akses ibadah sekaligus menjadi ruang bagi kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.
Riyanda Putra menyampaikan selamat kepada masyarakat setempat atas peresmian Masjid Tepi Air. Menurut dia, peningkatan fungsi fasilitas keagamaan harus diikuti dengan pemanfaatan yang sesuai kebutuhan warga.
“Masjid ini diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Riyanda dalam kesempatan tersebut.
Posisi masjid yang berdekatan dengan pasar membuat keberadaannya strategis. Warga yang beraktivitas di kawasan Pasar Nagari Silungkang kini memiliki fasilitas ibadah yang dapat dimanfaatkan lebih luas, termasuk untuk kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.
Riyanda Putra mengatakan Pemerintah Kota Sawahlunto akan terus bersinergi dengan masyarakat dalam mendukung pengembangan Masjid Tepi Air. Dukungan dapat diberikan melalui fasilitas maupun kegiatan, dengan tetap menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan ketentuan regulasi.
Peresmian itu sekaligus menandai perubahan peran bangunan yang sebelumnya berstatus surau. Masjid Tepi Air diharapkan tidak berhenti sebagai tempat salat, tetapi tumbuh sebagai ruang bersama bagi warga Desa Silungkang Tigo.
Di kawasan pasar, tempat orang datang dan pergi setiap hari, masjid itu kini mendapat fungsi yang lebih besar: menjadi simpul ibadah sekaligus ruang sosial masyarakat. (Nova)

