TANAH DATAR, SEMANGATNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan kunjungan kerja dan studi komparatif ke Pemerintah Kota Batam, Senin (21/9/2026).
Acara berlangsung di Aula Hang Nadim Kantor Wali Kota Batam. Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi Pemkab Tanah Datar untuk menggali pengalaman dan strategi Pemerintah Kota Batam dalam mengelola pemerintahan, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta membangun daerah dengan dukungan pemerintah pusat.
Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan, kunjungan ke Batam tidak hanya dalam rangka silaturahmi, tetapi juga untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai kebijakan dan inovasi yang telah dilakukan Pemko Batam.
Kehadiran kami di sini yang pertama tentu ingin mengetahui bagaimana Wali Kota Batam memimpin, sehingga perhatian pemerintah pusat cukup besar terhadap Kota Batam. Selain silaturahmi, kami juga ingin melihat keberhasilan Kota Batam yang mungkin bisa kami tiru dan diterapkan di Tanah Datar,” ujar Eka.
Wali Kota Batam H. Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi atas pilihan Pemkab Tanah Datar menjadikan Batam sebagai salah satu daerah tujuan studi komparatif. Menurutnya, kunjungan antardaerah juga menjadi kesempatan bagi Pemko Batam untuk saling belajar dan bertukar pengalaman dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan.
Amsakar Achmad menjelaskan, perkembangan Batam hingga menjadi salah satu pusat industri, perdagangan dan investasi nasional merupakan hasil perjalanan panjang sejak era 1960-an.
Menurutnya, posisi Batam sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas, kedekatan geografis dengan Singapura dan Malaysia, serta dukungan pemerintah pusat menjadi sejumlah faktor yang mendorong perkembangan daerah tersebut.
“Batam hari ini bukan serta-merta seperti sekarang. Ada sejarah panjang sejak tahun 1960-an sampai saat ini. Dari perjalanan panjang itu, Batam berkembang menjadi kota industri seperti sekarang,” jelasnya.
Amsakar Achmad mengatakan pertumbuhan ekonomi Batam dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif. Pada 2025, ekonomi Batam tumbuh 6,76 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,04 persen. PDRB Batam pada tahun yang sama mencapai sekitar Rp253,64 triliun. (EVI).

