Kegiatan Prakerin SMKN 4 Padang Berakhir Jelang HUT ke 54
Semangatnews.com, Padang – Sebanyak 283 siswa kelas XI SMK Negeri 4 (SSRI/SMSR) Padang dari berbagai jurusan selesai mengikuti kegiatan Praktek Kerja Industri (Prakerin) diberbagai Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI) relevan baik di Sumatera Barat maupun dibeberapa lokasi luar daerah.
Prakerin yang dimulai sejak awal April 2019 lalu berakhir, Sabtu (21/9).
Hal itu disampaikan ketua Prakerin, Kepala SMKN Neger 4 Padang, Taharuddin, S.Pd, MM didampingi ketua Prakerin Maizal Fitra menanggapi berakhirnya kegiatan rutin bagi siswa SMKN 4 Padang yang berlangsung selama hamper 6 bulan di lapangan, di SMKN 4 Padang, Cangkeh, Lubuk Begalung, Padang, Senin (23/9).
Alhamdulillah, ujar Taharuddin, S.Pd, dengan berakhirnya kegiatan Praktek Kerja Industri itu otomtatis siswa kelas XI dari semua jurusan dapat terlibat aktif dan ikut serta menghadiri kegiatan peringatan HUT ke 54 SSRI/SMSR/SMKN 4 Padang yang tahun ini semua kegiatan di pusatkan di sekolah.
“Berakhirnya kegiatan Prakerin bagi siswa kelas XI semua jurusan itu, Taharuddin, berharap agar ilmu yang diperoleh di lapangan tempat kegiatan berlangsung baik teori maupun praktek, dapat diaplikasikan di tengah-tengah masyarakat dan disebarluaskan kepada peserta didik yang nantinya juga akan mengikuti kegiatan Prakerin”, ujar Taharuddin.

Dari data yang ada jurusan seni murni seperti seni lukis dan seni patung mengikuti kegiatan Prakerin selama enam bulan itu berjumlah 48 siswa dan beberapa siswa lain mengikuti kegiatan prakerin di sekolah dengan dasar pertimbangan siswa-siswa inklusi. Dari jurusan seni kriya batik dan tektil mencapai 87 siswa. Selebihnya dari jurusan Animasi, Desain Komunikasi Visual, Multimedia dan kelompok bisnis manajemen yang lokasinya tersebar di Padang, Tanah datar, Bukittinggi, Padangpanjang, Kabupaten Solok. Untuk luar Sumbar diantara di Pekanbaru, Riau TV jurusan multi media dan Bandung jurusan animasi, jelas Maizal lagi.
Kedepan, SMKN 4 Padang akan membuat desain program Prakerin bersama dengan Komite Sekolah ke sentra-sentra seni rupa dan industri kreatif, baik yang ada di Sumbar maupun luar Sumbar yangt sejak sekarang telah mulai dilakukan penjajakan lokasi dan tempat mengacu pada pedoman “Link and Match” (kesesuaian dan kesepadanan) hingga peserta didik benar-benar siap terjun ke lapangan setelah menamatkan pendidikan, selain mungkin ada yang melanjutkan pendidikan tinggi kelas dikemudian hari, ujar Maizal Fitra lagi. (FR)
