SEMANGAT SUMBAR – Ketua Umum Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumatera Barat Ny. Wartawati Nasrul Abit beserta pengurus mengadakan halal bi halal dengan melakukan Khitanan Massal gratis di Lapangan Kantor BKOW, Jl. Sudirman Padang, Selasa (4/7).
BKOW bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Bank Nagari serta PT. Semen Padang dengan tema kepedulian meningkatkan ukhuwah, akan melakukan khitanan dengan jumlah peserta Khitanan ini 75 anak dari keluarga kurang mampu yang ada di Kota Padang.
Ketua BKOW Provinsi Sumatera Barat Ny. Wartawati berterimakasih atas suport serta fasilitas dari pemerintah Provinsi, Dinas Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Bank Nagari serta PT. Semen Padang. Ia menyadari meskipun BKOW tidak mempunyai dana namun alhamdulillah kita dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik, ujarnya.
Semoga dengan adanya Khitanan massal ini dapat membantu masyarakat yang ada di kota Padang khsusus nya yang tidak mampu, Ketua BKOW ini melihat antusias para peserta. Kegiatan ini dilakukan di Aula Kantor BKOW yang telah menyediakan sekitar 8 meja dimana satu meja ada dua hingga 3 operator yang melakukan khitan dan dibawah , pengawasan dokter spesialis dan umum serta bedah.
Tidak hanya itu setelah anak-anak khitanan, BKOW memberikan kain sarung, uang tunai, tas sekolah lengkap dengan alat tulis, mengingat sebentar lagi mereka akan kembali kesekolah, semoga bermanfaat dan berkah nantinya.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekda Prov.Sumbar Ali Asmar, Ia berharap acara ini dapat berjalan lancar tak lepas dari kerja sama yg baik. Halal bi halal sebagai tradisi yang hanya ada di Indonesia yaitu saling maaf memaafkan, alhamdulillah dalam kegiatan itu kita mengadakan bakti sosial sep[erti ini.
Ali Asmar mengapresiasi kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan BKOW dalam momen halal bihalal. Karenan khitanan ini suatu kewajiban bagi agama kita, Ali Asmar menyadari memang belum ada badan ataupun lembaga yg menanggulangi khitanan ini, semoga dengan adanya kegiatan ini masyarakat merasa terbantu, dan bagi anak kami yang mengikuti khitanan jangan takut karena dilayani oleh dokter yg sudah berpengalaman.
“Semoga kegiatan sEperti ini dapat berlanjut kedepannya” harapnya.

