Bupati Solok Resmikan Masjid Al-Hidayah di Gantung Ciri
SEMANGATNEWS.COM – Mempunyai tempat ibadah yang aman, nyaman, bersih, dan indah adalah keinginan semua masyarakat, untuk menciptakan dan mendirikan itu semua butuh proses, kekompakan, dan kesepakatan bersama, itulah yang telah dibuktikan oleh masyarakat Gantung Ciri yang baru saja meresmikan perpindahan status Mushola Al-Hidayah menjadi Masjid Al-Hidayah di Gantung Ciri tepatnya di Jorong Pinang Sinawa.
Sesuai surat keptutusan Bupati Kabupaten Solok Nomor: 400-447-2020 tentang perubahan status Mushola Al-Hidayah menjadi Masjid Al-Hidayah resmi di sahkan oleh Bupati Kabupaten Solok Gusmal, SE, MM dini hari.
Kesempatan itu juga dihadiri anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Dr. Hadinalis Kobal, MM, anggota DPRD Kabupaten Solok Dr. Dendi, M. Ag, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kabupaten Solok Alizar Chan dan rombongan, Kepala Kecamatan Kubung Riky Karnova dan forkopinda, Wali Nagari Gantug Drs. Hendry Yhuda, Ketua BPN, Ketua KAN Nagari Gantung Ciri, dan Keluarga Besar H. Sawal, dan masyarakat Gantung Ciri (25/12).
Wali Nagari Gantung Ciri Drs. Hendri Yhuda didampingi H. Sawal menyampaikan, pendirian awal mula masjid ini adalah inisiatif masyarakat Pinang Sinawa khusunya masyarakat Sungai Sariek tahun 80-an, dengan kesepaka nitan awal didirikanlah Mushola Al-Hidayah.
“Awal mula pendirian tempat ibadah ini adalah inisiatif masyarakat Pinang Sinawa terkhusus Sungai Sarik tahun 80-an, dan didirikanlah Mushola Al-Hidayah,” ungkapnya.
Dengan semangat bersama dan alhamdullah dengan bertambahnya rejeki dan dukungan keluarga H. Sawal, tahun 2017 dilakuan pembangunan yang awalnya Mushola berganti status menjadi Masjid Al-Hidayah dan alhamdllah secara fisik menjadi masjid paling termegah di Gantung Ciri.
“seiring berjalanan waktu, tahun 2017 dengan niat baik beliau, alhamdulillah keluarga H. Sawal diberikan rezeki lebih oleh Allah, dan dalam waktu 3 tahun kurang, terwujudlah niat baik beliau itu mendirikan tempat ibadah yang awal mulanya Mushola menjadi Masjid Al-Hidayah, dan Masjid ini adalah tempat ibadah yang secara fisik paling bagus yang ada di Gantung Ciri,” tambahannya.
Ketua Kerapatan Adat Nagari Kabupaten Solok Alizar menyampaikan dari banyaknya masjid yang pernah di resmikan, masjid Al-Hidayah adalah masjid yang paling indah secara fisik yang ada di Kabupaten Solok.
“dari sederetan masjid-masjid yang pernah bapak resmikan bersama, tanpa berlebihan ini adalah masjid Al-Hidayah yang indah fisiknya,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Solok manyampaikan terima kasih, apresiasi , dan penghargaan setinggi-tingginya kepada H. Sawal yang telah ikhlas dan sukarela menjadi donatur dalam pembangunan Masjid Al-Hidayah.
“Yang pertama saya mengucapakan terima kasih kepada keluarga besar H. Sawal dan kerabatnya yang telah iklas dan sukarela membangun dan mengubah status Mushola Al-Hidayah menjadi Mushola Al-Hidayah,” tuturnya.
Gusmal juga meminta dengan telah berdirinya masjid Al-Hidayah, supaya dimanfaatkan dan dikembangkan lagi, dan selama tahun 2020 Masjid Al-Hidayah adalah masjid yang paling megah.
“Jika masih ada keinginan supaya masjid ini dimanfaatkan dan dikembangkan lagi, dan jujur selama 2020 saya sudah meresmikan kurang lebih 10 masjid dan ini adalah masjid termegah, dan sekarang ini sudah ada 330 masjid di Kabupaten Solok,” tambahannya.
Sesuai keputusan surat keputusan bupati, demi kelancaran kegiatan muslimin dan muslimat, pengurus masjid diminta untuk melakukan menyediaan dan mempersiapkan segala keperluan ibadah, imam dan khatib saat sholat jum’at, menyediakan imam dan mu’azim sholat wajib, mengaktifkan dan membina kegiatan-kegiatan keagamaan, dan meningkatkan fungsi masjid dari berbagai bidang.
Peresmian dilakukan dengan hikmat dan menyenangkan karena setelah selesai peresmian bupati dan rombongan bersama masyarakat Gantung Ciri melakukan makan bersama dan melaksanakan sholat Jum’at perdana di Masjid Al-Hidayah
