Jakarta, Semangatnews.com – Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, kembali menjadi sorotan dunia sepak bola usai aksinya mengibarkan bendera Palestina saat parade juara La Liga 2026. Momen tersebut langsung viral di media sosial dan memicu gelombang reaksi keras dari sejumlah netizen Israel.
Perayaan gelar Barcelona berlangsung meriah di jalanan Kota Barcelona setelah klub Catalan itu memastikan diri menjadi juara Liga Spanyol musim ini. Ribuan suporter memenuhi jalan untuk menyambut parade para pemain yang menaiki bus atap terbuka.
Di tengah euforia tersebut, Yamal terlihat membawa dan mengibarkan bendera Palestina dari atas bus tim. Aksi pemain berusia 18 tahun itu langsung menarik perhatian publik karena dilakukan di tengah sensitifnya konflik Israel dan Palestina yang masih berlangsung.
Tak lama setelah video itu beredar, kolom komentar media sosial dipenuhi berbagai respons keras dari netizen Israel. Sebagian komentar bahkan bernada kasar dan mengandung doa buruk terhadap pemain timnas Spanyol tersebut.
Beberapa akun media sosial menuliskan harapan agar Yamal mengalami cedera serius di lapangan. Salah satu komentar yang ramai diperbincangkan bahkan berharap sang pemain mengalami patah kaki pada musim depan.
Gelombang kecaman tersebut membuat nama Yamal menjadi trending topic di berbagai platform digital. Di sisi lain, banyak pendukung Palestina justru memberikan dukungan kepada pemain muda Barcelona itu atas keberaniannya menunjukkan simbol solidaritas.
Media Spanyol menyebut aksi Yamal menjadi salah satu momen paling dibicarakan selama parade juara Barcelona. Bahkan sejumlah tokoh publik di Spanyol ikut memberikan tanggapan terhadap gestur sang pemain.
Politikus Spanyol, Gabriel Rufián, termasuk yang memberikan dukungan terbuka kepada Yamal. Ia menyebut tindakan pemain muda tersebut sebagai bentuk keberanian menyuarakan kepedulian terhadap isu kemanusiaan.
Yamal sendiri sebelumnya pernah angkat bicara terkait isu diskriminasi dan islamofobia dalam sepak bola. Latar belakang keluarganya yang berasal dari Maroko dan Guinea Ekuatorial membuatnya cukup vokal terhadap isu sosial tertentu.
Barcelona hingga kini belum memberikan komentar resmi terkait kontroversi tersebut. Namun video Yamal membawa bendera Palestina terus menyebar luas dan menjadi perdebatan panas di media sosial internasional.
Terlepas dari kontroversi yang muncul, aksi Yamal menunjukkan bagaimana sepak bola modern kini semakin sering bersinggungan dengan isu politik dan kemanusiaan global. Di usia yang masih sangat muda, pemain Barcelona itu kini menjadi pusat perhatian dunia bukan hanya karena kemampuannya di lapangan, tetapi juga sikapnya di luar sepak bola.(*)

