SEMANGATNEWS.COM – Membaca Al Qur’an tak hanya bernilai ibadah, tetapi juga dapat menjadi obat penawar, jiwa yang gelisah, pikiran yang tak menentu, dan jasmani yang kurang sehat.
Demikian disampaikan Ustadz Muhammad Alqomar dari Kota Payakumbuh dalam kajian Subuh Mubarakah di Masjid Raya Jihad, Ahad (23/1).
Dikatakan, Ustadz Alqomar dalam kajiannya tentang hidup sehat rohani dan jasmani dengan Al Qur’an, bila seseorang menuntut ilmu bukan karena Allah dan tujuan hidupnya bukan mencari ridha Allah, kondisi ini akan mengakibatkan kesesatan, kerusakan, penyakit jasmani, dan rohani. Obat penawar yang mujarab untuk mengobati kedua penyakit ini adalah mengakrabkan diri dengan Al Qur’an.
“Al Qur’an mengarahkan jalan terbaik untuk memaksimalkan eksistensinya, mengembangkan karakter baiknya, dan menjadikannya memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat. Terlebih lagi, seseorang yang mengakrabkan diri dengan Al Qur’an, ia akan memperoleh pertolongan Al Qur’an di hari kiamat,” sampainya.
Persoalan kita, katanya, penyakit kita kebanyakan dari rohani yang bermasalah, imunitas semakin menurun. Allah SWT, turunkan Al Qur’an sebagai penawar segala penyakit itu.
“Untuk itu, mari setiap muslim jadikan Al Qur’an, tidak sekadar sarana ibadah. Tetapi kita wajib mempelajari, memahami, meyakini dan mengamalkanya,” ajaknya.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setdako, Zulkifli, SH mewakili wali kota menyampaikan, apresiasi kepada pengurus Masjid Raya Jihad yang selalu rutin mengelar Subuh Mubarakah ini.
“Kegiatan ini tidak hanya untuk mengingatkan ukhuwah islamiyah, tetapi juga sebagai ajang silaturrahmi dengan masyarakat. Sehingga ada waktu untuk mendengarkan dan saling bertukar pikiran,” ujarnya.
Kegiatan ini, tambahnya lagi, merupakan salah satu bentuk program strategis guna mengukuhkan Padang Panjang kota Serambi Mekkah. Di samping itu, di Padang Panjang juga ada magrib mengaji, kampung tahfidz dan smart surau,” ungkapnya. (Eti)
