Anggota Majelis BPSK Padang Fat Yudin,SH; Penarikan Paksa oleh Debt Collektor Perbuatan Melawan Hukum

oleh -

Anggota Majelis BPSK Padang Fat Yudin,SH; Penarikan Paksa oleh Debt Collektor Perbuatan Melawan Hukum

SEMANGATNEWS, Padang- Penarikan secara paksa oleh Finance melalui Debt Collektor tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apapun. Perbuatan itu jelas perbuatanb melawan hukum dalam Republik ini.

Hal ini ditegaskan Fat Yudin,SH, anggota majelis Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen- BPSK Padang, menjawab pertanyaan Semangatnews.com sekaitan dengan maraknya perlakuan debt collektor terhadap konsumen yang menunggak terhadap suatu barang yang mereka ikat dalam pembiayaan bersama.

Apapun alasannya, pengelola jasa keuangan/ finance tidak bisa menarik paksa objek yang ada di tangan konsumen, sebutnya, Rabu 11/11/2020 melalui WA.

Baca Juga:  Tersandung Masjid, Hartono Dkk Akhirnya Dipolisikan Dugaan Penipuan Data Warga TVM

Dikatakan, meskipun sudah ada perjanjian fidusia antara mereka, eksekusinya tetap melalui Pengadilan. Berdasarkan putusan pengadilanlah barang/benda tersebut dapat dieksekusi.

Fat Yudin, SH yang mantan Ketua BPSK Padang periode 2012- 2017 itu, mengingatkan Finance untuk tidak menggunakan jasa pihak ketiga dalam menagih kelalaian yang dilakukan konsumen. Tapi laluilah prosedur sesuai ketentuan undang-undang.

Baca Juga:  PT. Telkom Indonesia Tunjuk Kota Payakumbuh Jadi Pilot Project Pengembangan Integrated Dashboard Executive

Oleh karena itu, Fat Yudin mendukung penuh komitmen Kapolda agar Finance tidak menggunakan jasa pihak ketiga dalam menagih hutang yang cenderung ala premanisme. Finance dapat minta bantuan kepada aparat kepolisian dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu ke pengadilan setempat.

Kasus perbuatan melawan hukum yang dilakukan debt collektor dialami AFDHAL Azmi Jambak, Pemimpin Redaksi Koran TRANSPARAN Merdeka Palembang yang tengah pulang kampung ke Sumbar, Selasa 10/11/2020.

Baca Juga:  Payakumbuh Mengumumkan, Terjadi Penambahan 19 Kasus Positif Covid-19, 26 Agustus

Mobil Daihatsu Xenia BG 1477 PU, milik Afdhal Azmi Jambak, sengaja dipepet oleh sekawanan yang diduga adalah debt kolektor, sekitar pukul 13.40 WIB di Jalan Khatib Sulaiman Kota Padang.

No More Posts Available.

No more pages to load.