Apa Benar Pelaku Murtad Bisa di Hukum Mati? – Simak Penjelasannya!

oleh -
Hukuman Murtad
Apa Benar Pelaku Murtad Bisa di Hukum Mati? - Simak Penjelasannya!

SEMANGATNEWS.COM – Tidak dapat diingkari bahwa Islam sangat menghargai kebebasan beragama.

Slogan “Tidak ada paksaan dalam memilih agama” merupakan simpulan yang sangat nyata, karena ditegaskan secara berulang-ulang dalam al-Qur’an, dengan menggunakan berbagai
variasi redaksi ayat.

Sejalan dengan prinsip kebebasan beragama yang ditekankan dalam al-Qur’an, sejarah yang terekam dalam hadis-hadis menggambarkan bahwa Rasulullah Muhammad SAW mempraktikkan prinsip kebebasan beragama itu secara konsisten, tanpa sedikit pun melenceng dari prinsip tersebut.

Praktik penjatuhan hukuman mati bagi orang murtad yang tergambar dalam berbagai peristiwa sepanjang sejarah zaman Rasulullah SAW, dan sahabat.

Baca Juga:  10 Kumpulan Puisi Singkat Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H

Semuanya menjelaskan bahwa hukuman mati dijatuhkan kepada seseorang yang murtad, bukan karena semata-mata ia berpindah agama dan keyakinan dari Islam kepada agama lain, melainkan karena orang tersebut telah menyertai kemurtadannya dengan tindakantindakan makar, pengkhianatan, sikap bermusuhan, dan ikut bergabung dengan golongan kafir menyerang Islam dan kaum Muslimin.

Tidak satu pun informasi sejarah yang menyebutkan, pernah ada orang dijatuhi hukuman mati hanya karena sematamata ia berpindah agama dari Islam dan tidak mengganggu Islam dan kaum Muslimin.

Baca Juga:  Kapan Hari Libur Maulid Nabi 2021? Kalau Hari Senin Kejepit! ASN Dilarang Bepergian

Ulama mazhab Hanafi, Maliki, Syafi‘i dan Hanbali berpendapat, orang yang murtad diberi kesempatan untuk bertobat selama tiga hari, dengan cara memberi penerangan agama kepadanya, khususnya tentang yang menyebabkan ia menjadi murtad.

Apabila ia tobat dan kembali kepada Islam, maka tobatnya diterima. Tetapi jika ia tetap pada
kemurtadannya, maka kepadanya dijatuhi hukuman mati.

No More Posts Available.

No more pages to load.