Argumen Lemah; Replik 10 Warga TVM Keukeuh Tolak Pembangunan Masjid At Tabayyun

oleh -

Argumen Lemah; Replik 10 Warga TVM Keukeuh Tolak Pembangunan Masjid At Tabayyun

SEMANGATNEWS.COM – Sepuluh penggugat warga Taman Villa Meruya, Jakarta Barat tetap keukeuh menolak pembangunan Masjid At Tabayyun di komplek perumahan itu. Penolakan itu dituangkan dalam replik setebal 40 halaman yang diupload Selasa (22/6) pagi di dalam persidangan e-court PTUN Jakarta.

Replik penggugat menanggapi jawaban Tim Hukum Pemprov DKI dan Tim Hukum Masjid At Tabayyun sebagai Tergugat II ( Intervensi) yang disampaikan Selasa (15/6) lalu.
Tim Hukum Pemprov DKI terdiri atas : Yosa S Gumilang, SH,MH, Imron Hasan, SH, Mariem Triasmita, SH, Eko Noviyanto, SH, dan Mindo Simamora, SH. Sedangkan Tim Hukum Masjid At Tabayyun dari Kantor Fayyadh & Partners terdiri dari : Muhammad Fayyadh, SH, Febry Irmansyah SH, Denny Felano SH, Carl Hernando SH, Rahmatullah SH dan Syawaluddin SE, SH.

//Serba paradoks//

Baca Juga:  Pemko Payakumbuh Gelar Vaksinasi Sapu Jagad, Ini Jadwalnya

Dalam replik, kuasa hukum sepuluh warga TVM, Hartono SH mengakui pihaknya memang tidak memiliki hubungan hukum dengan Gubernur DKI yang digugatnya. Dia juga mengakui lahan 1078 m2 yang menjadi obyek sengketa memang milik Pemprov DKI. Lalu? Gugatannya kepada Pemprov DKI karena mengizinkan Masjid At Tabayyun dibangun di situ

” Benar itu tanah milik pemerintah, tapi Gubernur telah bertindak sewenang-wenang memberi izin membangun masjid di atas yang sudah 30 tahun dimanfaatkan untuk kepentingan umum,” tulisnya seakan rumah ibadah bukan untuk kepentingan umum. Hartono menguraikan panjang lebar dalilnya, mengutip banyak SK. Redaksi sempat membaca habis, namun melelahkan membaca redaksinya berputar-putar tidak jelas ujung pangkalnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.