Ashanty Ungkap Kisah Haru Dipanggil “Bunda” oleh Aurel Sejak Sebelum Menikah: Ini Ceritanya

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Penyanyi dan selebritas Ashanty baru‑baru ini membagikan kisah haru di balik panggilan “Bunda” yang begitu lekat terdengar baginya, terutama dari putri sambungnya, Aurel Hermansyah. Pengakuan ini membuka sisi lain hubungan mereka yang sarat makna emosional, jauh sebelum momen pernikahan resmi keluarga Hermansyah–Aurel terjadi.

Dalam wawancara yang berlangsung hangat dan penuh sentuhan personal, Ashanty menceritakan bahwa panggilan “Bunda” muncul secara spontAN bahkan sebelum prosesi akad nikah dilangsungkan. Ia menuturkan bagaimana Aurel, yang kini juga sudah menikah dan berkeluarga, sejak awal merasa nyaman memanggilnya dengan sebutan tersebut—sebuah bentuk kedekatan yang tidak serta‑merta lahir dari ikatan hukum keluarga.

“Aurel yang pertama kali meminta memanggil saya ‘Bunda’,” ujar Ashanty sambil tersenyum haru mengenang momen itu. Pernyataan ini sontak menjadi sorotan para penggemar yang selama ini memang menyaksikan bagaimana hubungan emosional mereka tampak begitu kuat di berbagai kesempatan.

Bagi Ashanty, panggilan “Bunda” bukan sekadar gelar, tetapi sebuah bentuk pengakuan kasih sayang yang tulus dari seseorang yang begitu ia sayangi. Ia terharu karena Aurel menunjukkan rasa hormat dan kedekatan tanpa ada unsur paksaan, tetapi tumbuh dari interaksi sehari‑hari yang penuh kehangatan.

Cerita itu sekaligus mengungkap proses hubungan mereka yang mulai dari pertemanan, kemudian berkembang menjadi hubungan seperti ibu dan putri. Bahkan di saat Aurel menghadapi masa‑masa penuh tantangan sebelum menikah, Ashanty hadir sebagai sosok yang memberi dukungan batin yang dibutuhkan.

Momen itu pun kemudian banyak dibicarakan oleh penggemar dan netizen di media sosial. Banyak komentar yang memuji kedekatan emosional keduanya, serta memberikan apresiasi kepada Aurel karena dengan kesadaran sendiri memilih memanggil Ashanty sebagai “Bunda”, bukan sekadar panggilan sopan tanpa makna.

Pengakuan Ashanty ini sekaligus memperlihatkan bahwa hubungan orang tua dan anak tidak selalu harus ditentukan oleh garis darah. Ada unsur empati, komitmen, dan kepercayaan yang justru lebih memperkaya ikatan emosional dalam keluarga.

Para sahabat serta rekan artis juga memberi respons positif terhadap cerita ini. Beberapa artis bahkan menyatakan bahwa hubungan seperti ini menjadi contoh indah bagi banyak keluarga yang memiliki dinamika tersendiri dalam proses pembentukan identitas keluarga modern.

Tak hanya sekadar panggilan, pemanggilan Ashanty sebagai “Bunda” oleh Aurel mencerminkan proses adaptasi dan persetujuan hati. Ini juga menjadi bukti bahwa kasih sayang dapat tumbuh tanpa memandang status, jika dibangun atas dasar saling menghargai dan menghormati.

Dalam berbagai unggahan video serta foto publik, terlihat bagaimana momen kebersamaan mereka selalu dipenuhi tawa, pelukan, dan dukungan satu sama lain—semua itu seolah menjadi gambaran dari perjalanan emosional yang membuat kedekatan mereka terasa alami dan tulus.

Ashanty juga berbicara tentang bagaimana ia melihat Aurel kini telah menjadi sosok ibu sendiri, menjalani kehidupan baru dengan suami dan anaknya, sambil tetap menunjukkan hubungan hangat terhadap keluarga besarnya. Ia melihat itu sebagai kelanjutan kasih sayang yang terus berkembang.

Kisah ini pun menjadi bahan perbincangan tak hanya oleh penggemar Aurel dan Ashanty, tetapi juga oleh publik luas yang menyambut hangat cerita keluarga yang penuh keakraban tanpa sekat. Banyak yang menyatakan bahwa hubungan mereka bisa menjadi inspirasi keluarga modern lainnya dalam menjalin ikatan emosional yang sehat dan bermakna.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.