Atasi Limbah B3 Medis, Kementerian LHK Resmi Luncurkan Incinerator di Sumbar

oleh -

SEMANGATNEWS.COM – Sumatera Barat (Sumbar) akhirnya mempunyai pabrik pemusnah limbah medis B3 (bahan beracun dan berbahaya) yang diresmikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Fasilitas incinerator khusus limbah medis mulai beroperasi di Tempat Pengolahan Akhir (TPA) sampah Air Dingin, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Kamis (27/1/2022).

Pada acara peresmian ini Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Siti Aisyah, mengatakan selama ini sebagian besar limbah di Sumbar di ekspor ke Jawa dan menggunakan jasa pemusnah medis disana.

Baca Juga:  MENYAMBUT HPN 2022: Peranan Wartawati Penting untuk Perlindungan Perempuan

“Kami berharap dukungan dari berbagai pihak dalam operasional incinerator. incinerator sudah mempunyai izin dan bisa menerima limbah medis. Kementerian juga sudah menyiapkan anggaran khusus untuk operasional pengumpulan limbah,” jelasnya.

Saat ini, kemampuan incinerator TPA Air Dingin dapat mengolah 300 kilogram sampah perjam dan dapat beroperasi selama 24 jam sehingga kapasitasnya bisa mencapai 7 ton perhari.

Baca Juga:  Gubernur Mahyeldi dan Gubernur Syamsuar Hadiri Pelantikan Pengurus IKA Unand Riau

Oleh karena itu, Gubernur Sumatera Barat, yang diwakili oleh Asisten II (Bidang Ekonomi dan Pembangunan) Setdaprov Sumbar, Benni Warlis menginginkan nantinya seluruh limbah medis di Sumatera Barat, Riau, dan Jambi dapat diolah disini.

“Agar bisa berfungsi secara maksimal, operasional incinerator ini harus didukung dengan fasilitas dan infrastruktur yang memadai, terutama perbaikan jalan untuk menuju kawasan pabrik,” ungkap Benni.

Baca Juga:  Buya Mahyeldi Dukung Peluncuran Taksonomi Hijau Indonesia

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang diwakili oleh Sesditjen PSLB3, Sayid Muhadhar, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan upaya-upaya pembinaan dan pengawasan dalam hal keberlanjutan fasilitas ini.

No More Posts Available.

No more pages to load.