Bangkok Darurat Banjir Usai Diguyur Hujan 48 Jam, Kanal hingga Jalan Tak Mampu Tampung Air

by

Jakarta, Semangatnews.com – Hujan deras yang berlangsung hampir dua hari membuat Bangkok berada dalam situasi darurat banjir. Air menggenangi berbagai ruas jalan dan kawasan permukiman setelah hujan terus mengguyur ibu kota Thailand sejak Kamis sore.

Pemerintah Bangkok akhirnya menetapkan status bencana di seluruh 50 distrik. Keputusan tersebut diambil setelah intensitas hujan membuat genangan meluas dan mengganggu mobilitas masyarakat di berbagai bagian kota.

Salah satu faktor utama yang memperparah banjir adalah tingginya volume air yang masuk ke sistem drainase dalam waktu singkat. Kanal-kanal yang selama ini menjadi bagian penting dari sistem pengendalian air Bangkok akhirnya dipenuhi air sehingga proses pembuangan menjadi lebih lambat.

Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt mengatakan kanal-kanal di kota tersebut telah berada dalam kondisi penuh. Pemerintah berkoordinasi dengan wilayah sekitar untuk membantu mengalirkan air keluar dari Bangkok dan mengurangi tekanan terhadap sistem drainase.

Curah hujan yang tercatat selama September juga memperlihatkan tingginya intensitas hujan tahun ini. Hingga 25 September, Bangkok telah menerima sekitar 487 milimeter hujan, jauh di atas rata-rata sekitar 269 milimeter untuk periode yang sama berdasarkan data 1991-2020.

Kondisi tersebut diperburuk oleh prakiraan cuaca yang masih menunjukkan potensi hujan lebat. Departemen Meteorologi Thailand menyebut sistem tekanan rendah di wilayah tengah serta kondisi monsun barat daya berkontribusi terhadap hujan yang masih berlangsung.

Banjir paling parah dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan timur Bangkok dan daerah yang berada di sepanjang kanal. Air juga merendam ruas-ruas jalan utama sehingga kendaraan tidak dapat melintas dengan normal.

Warga terdampak terpaksa menyesuaikan aktivitas mereka. Sejumlah toko ditutup, sementara masyarakat di kawasan yang terendam mulai memindahkan kendaraan serta barang-barang penting ke lokasi yang lebih tinggi untuk mengantisipasi kenaikan air.

Pemerintah Bangkok juga mengerahkan berbagai fasilitas pengendalian banjir. Stasiun pompa dioperasikan dengan kapasitas penuh, sementara petugas membersihkan saluran air agar tidak semakin terhambat oleh sampah yang dapat menghalangi aliran.

Selain menangani genangan, pemerintah memberikan perhatian kepada kelompok yang membutuhkan bantuan khusus. Sekitar 980 orang dilaporkan berada di tempat penampungan sementara, sedangkan 36 warga yang terbaring di tempat tidur telah dipindahkan ke rumah sakit.

Banjir Bangkok kali ini menunjukkan tekanan besar yang dihadapi kota ketika curah hujan tinggi terjadi dalam waktu panjang. Otoritas setempat meminta masyarakat tetap waspada, terutama mereka yang tinggal di dekat kanal dan kawasan rendah, sembari pemerintah melanjutkan proses pemompaan serta pengendalian genangan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.