Bangladesh Tunjuk Investasi ke Pertanian Indonesia: Wamen Siap Fasilitasi

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia, Md Tarikul Islam, dalam sebuah pertemuan yang digelar di Kantor Pusat Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan membahas peluang kerja sama di sektor agribisnis, mulai dari peningkatan kapasitas kelembagaan hingga investasi langsung oleh pelaku usaha Bangladesh.

Dubes Islam menyampaikan bahwa pelaku usaha tani Bangladesh melihat potensi besar di Indonesia – dari sisi luas lahan, sumber daya manusia hingga prospek pengembangan produksi bersama di subsektor tanaman pangan dan sayuran.

Ia menekankan bahwa bagi Bangladesh, ketahanan pangan menjadi prioritas nasional, dan melihat bahwa kerja sama dengan Indonesia dapat mendukung agenda tersebut secara sinergis.

Wamen Sudaryono menyambut niat investasi tersebut dengan terbuka dan mengatakan bahwa pemerintah Indonesia siap memfasilitasi skema kemitraan business‑to‑business (B2B) serta keterlibatan BUMN pangan seperti Agrinas atau Danantara.

Selain tanaman pangan, Sudaryono juga menyebut bahwa sektor peternakan terbuka lebar bagi investasi dari Bangladesh, mengingat Indonesia masih melakukan impor susu dan daging sapi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Kerja sama yang dibicarakan mencakup pertukaran pakar dan tenaga ahli pertanian antara kedua negara, dengan harapan agar teknologi dan pengalaman Indonesia bisa ikut diterapkan di Bangladesh—dan sebaliknya kemitraan produksi bisa hadir di Indonesia.

Lebih jauh, Sudaryono menyebut bahwa Indonesia dan Bangladesh sudah memiliki nota kesepahaman di bidang pertanian yang akan ditindaklanjuti melalui forum teknis, kelompok kerja bersama dan proyek pilot investasi.

Pertemuan ini menunjukkan bahwa sektor agribisnis makin mendapat perhatian tinggi dalam diplomasi ekonomi Indonesia, terutama ketika negara‑mitra melihat peluang strategis yang saling menguntungkan.

Dengan membuka pintu investasi dari Bangladesh, Indonesia berharap dapat memperkuat basis produksi pangan nasional dan mendukung program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) sambil memperluas pangsa pasar serta kemitraan global.

Kedua pihak sepakat untuk segera menyusun tindak lanjut konkret yang akan memetakan potensi komoditas, lokasi investasi dan mekanisme kemitraan agar kerja sama bisa segera berjalan dalam waktu dekat.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.