Jakarta, Semangatnews.com – Banjir kembali melumpuhkan Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jakarta Timur, setelah hujan deras mengguyur wilayah ibu kota sejak malam hari. Genangan air dengan ketinggian mencapai puluhan sentimeter membuat arteri utama tersebut tidak dapat dilalui kendaraan, khususnya sepeda motor.
Kondisi tersebut menyebabkan kemacetan panjang dan menghentikan aktivitas mobilitas warga yang hendak menuju berbagai wilayah, termasuk kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Banyak pengendara motor terpaksa berhenti karena mesin kendaraan berisiko mati jika dipaksakan menerobos banjir.
Melihat situasi yang semakin membahayakan, aparat kepolisian mengambil langkah cepat dengan menerapkan diskresi lalu lintas. Pengendara roda dua diberikan izin khusus untuk melintasi jalan tol sebagai jalur alternatif sementara.
Izin tersebut diberlakukan di Gerbang Tol Pulo Mas, di mana petugas mengarahkan para pemotor untuk memasuki ruas tol menuju arah Tanjung Priok. Pengendara tidak dilepas begitu saja, melainkan dikawal ketat oleh petugas kepolisian.
Pengawalan dilakukan demi memastikan keselamatan pemotor sekaligus menjaga ketertiban di jalan tol yang pada kondisi normal tidak diperuntukkan bagi kendaraan roda dua. Langkah ini dinilai sebagai solusi darurat atas kondisi luar biasa akibat banjir.
Di lokasi, antrean pemotor tampak memanjang menunggu giliran untuk masuk tol. Banyak dari mereka mengaku lega karena dapat melanjutkan perjalanan tanpa harus memutar jauh atau mempertaruhkan keselamatan di jalur yang tergenang.
Meski demikian, kepolisian menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat sementara dan hanya diberlakukan selama kondisi banjir belum surut. Setelah situasi kembali normal, aturan lalu lintas akan diterapkan seperti biasa.
Selain Jalan Ahmad Yani, sejumlah ruas jalan lain di Jakarta juga mengalami genangan air akibat curah hujan tinggi. Hal ini memicu perlambatan arus lalu lintas di berbagai titik kota.
Petugas gabungan dari kepolisian dan dinas terkait terus memantau kondisi lapangan. Rekayasa lalu lintas tambahan disiapkan jika genangan meluas atau durasi banjir berlangsung lebih lama.
Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati saat berkendara di tengah cuaca ekstrem. Pengendara juga disarankan mencari informasi terkini terkait kondisi jalan sebelum memulai perjalanan.
Pemerintah daerah terus berupaya mempercepat penanganan banjir dengan mengerahkan pompa air dan memastikan saluran drainase berfungsi optimal. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat surutnya genangan.
Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan, warga diminta tetap waspada dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama di jalan raya.(*)
