Bank Indonesia Tegaskan Tak Ada Penukaran Uang Baru 2026 Periode 3, Ini Penjelasan Lengkapnya

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, program penukaran uang baru dari Bank Indonesia (BI) kembali menjadi sorotan masyarakat di berbagai daerah karena tingginya kebutuhan uang pecahan layak edar untuk keperluan THR dan mudik. Tradisi menukar uang lama dengan pecahan baru di momen Ramadan hingga Lebaran ini rutin digelar untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Program yang dikenal dengan nama Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 ini memang selalu disambut antusias masyarakat Indonesia, terutama mereka yang ingin menyiapkan uang baru sebagai bagian dari tradisi Lebaran. Namun belakangan muncul pertanyaan yang sama dari warga di berbagai daerah, yaitu apakah masih akan ada periode ketiga penukaran uang baru di 2026.

Bank Indonesia melalui kanal komunikasi resminya menegaskan bahwa penukaran uang baru di 2026 hanya dilakukan dalam dua periode saja. Hal ini disampaikan setelah masyarakat ramai mempertanyakan kemungkinan adanya periode ketiga mengingat tingginya animo masyarakat dalam program ini.

Periode pertama penukaran uang baru telah berlangsung pada pertengahan Februari 2026 lalu, dimulai tanggal 13 Februari untuk wilayah Pulau Jawa dan 14 Februari untuk luar Jawa. Masa penukarannya sendiri berlangsung dari 18 hingga 27 Februari 2026, yang menjadi kesempatan pertama masyarakat mendapatkan uang baru secara gratis melalui layanan kas keliling dan bank penyelenggara.

Sementara periode kedua baru saja dibuka beberapa hari terakhir ini. Pemesanan penukaran untuk wilayah Jawa dimulai pada 24 Februari, sedangkan untuk wilayah luar Jawa dibuka pada 27 Februari 2026. Masa penukarannya ditetapkan mulai 28 Februari hingga 15 Maret 2026, menjadi batas waktu terakhir masyarakat bisa melakukan penukaran melalui program resmi BI.

Meski jadwal periode kedua masih berlangsung, Bank Indonesia menegaskan melalui unggahan resmi bahwa tidak akan ada pemesanan atau penukaran uang baru untuk periode ketiga dan seterusnya. Pernyataan ini membuat banyak masyarakat yang sebelumnya berharap adanya gelombang tambahan program harus menerima kenyataan bahwa kuota yang disediakan hanya untuk dua periode tersebut.

Antusiasme masyarakat terhadap program SERAMBI 2026 ini memang sangat tinggi. Bahkan kuota periode pertama di wilayah Pulau Jawa dikabarkan sudah habis terpesan sejak beberapa hari sebelum masa penukarannya berakhir, sementara di luar Jawa sebagian besar kuota pada periode pertama juga telah terisi.

Untuk periode kedua sendiri, kuota masih tersedia di beberapa wilayah di luar Jawa, namun masyarakat tetap diwajibkan mengecek secara berkala ketersediaan melalui laman resmi aplikasi PINTAR BI sebelum datang ke lokasi kas keliling. Hal ini bertujuan agar proses penukaran berjalan tertib dan sesuai prosedur.

Bank Indonesia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan perbankan umum terdekat sebagai alternatif jika kuota program ini sudah penuh, sebab setiap bank memiliki kebijakan untuk menyediakan uang pecahan kecil sesuai kebutuhan nasabah masing-masing.

Bagi yang telah berhasil melakukan pemesanan penukaran uang baru, BI mengingatkan agar membawa dokumen penting pada hari penukaran. Dua dokumen utama wajib dibawa yaitu bukti pemesanan dan KTP asli untuk dapat menukarkan uang sesuai jadwal yang ditentukan.

Selain itu, petugas BI juga menekankan agar calon penukar uang mempersiapkan uang rupiah yang akan ditukar dengan menyusunnya berdasarkan pecahan dan tahun emisi agar proses berlangsung cepat dan efisien di lokasi penukaran.

Program SERAMBI 2026 diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan uang baru menjelang Lebaran tanpa harus mengantre panjang di bank, namun dengan ketentuan dan jadwal yang sudah ditetapkan oleh Bank Indonesia demi kenyamanan bersama.

Dengan kepastian bahwa tidak ada periode ketiga lagi untuk penukaran uang baru 2026, masyarakat dihimbau untuk segera memanfaatkan kesempatan yang ada sebelum tenggat akhir pada 15 Maret 2026.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.