Bayar Zakat, Infak, dan Sedekah dapat dilakukan Non-Tunai

oleh -

Semangatnews, Padang – Mudahnya transaksi dan mendapatkan informasi adalah keinginan semua masyarakat, dan kemudahan itu satu per satu telah dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pemberdayaan Indonesia (ASPI) dengan membentuk sekaligus meresmikan QR Code Indonesia Standard (QRIS) dalam memudahkan dalam penerimaan zakat, infak, dan sedekah pada masjid-masjid dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Sumatera Barat.

Launching kali ini dihadiri oleh Gubenur Sumatera Barat Prof. Dr. H. Irwan Prayitno S.Psi., M.Sc, Ketua Majelis Ulama Sumatera Barat Buya H.Gusrizal Gazahar, Lc. MAg, Perwakilan Bank Indonesia Wahyu Purnama, Ketua BAZNAS Sumatera Barat Prod. Dr. Syamsul Bahri Khatib, Wakil Walikota Padang Henri Septa, B.Bus. (Acc), MIB, perwakilan bank syariah se-Sumbar dan Ketua Ekonomi Syariah Kota Padang yang dilaksanakan di Aula Masjid Raya Sumatera Barat, Selasa (14/1/20).

Wahyu menjelaskan QRIS adalah standar QR code pembayaran Indonesia yang dapat digunakan untuk sarana pembayaran dari seluruh aplikasi pembayaran QR di Indonesia, pembayaran itu dapat menggunakan aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, mobile banking yang memiliki fitur pembayaran menggunakan QR code.

“Penggunaan QRIS dapat ditemukan di pedagang/merchant yang menerima pembayaran elektronik melalui QR code. Dan sekarang ini kita sudah memasang stiker-stiker di hotel-hotel dan pedagang lainnya untuk memudahkan masyarakat berinteraksi”, ujarnya

Wahyu juga tambahkan dan meminta untuk membagikan stiker-stiker kepada masyarakat, yang berarti kita telah ikut serta menyosialisasikan kepada masyarakat.

Wawako Padang Hendri Septa menyampaikan hidup itu harus dengan cara yang lebih baik, dengan adanya perkembangan ilmu teknologi digital kita bisa lebih mudah dalam melakukan sesuatu.

Untuk itu dia meminta supaya pemerintahan Sumbar khususnya kota Padang untuk dapat menggunakan digitalisasi lebih luas lagi.

“The Way Of Life dengan cara lebih baik, kita harus bisa beradaptasi dengan era digital untuk mencapai lebih baik, dan alhamdulillah sekarang ini kota Padang sudah mencoba dan bekerja sama dengan Trans Padang, Pantai Air Manis, dan Kolam Renang Teratai”, ungkapannya.

Dengan adanya QRIS bisa melihat perkembangan ekonomi secara sensus, untuk itu dia meminta untuk berkontribusi terintekrasi dengan sistem digitalisasi untuk mengurangi kebocoran-kebocoran, tambahannya.Gubernur Sumbar Irwan Prayitno juga sangat mengapresiasi adanya QRIS, banyak kemudahan yang didapati untuk melakukan transaksi, karena dilakukan dengan non-tunai.

“Ini akan mengurangi risiko karena bisa mengkafer semua tumpukan uang dalam tas dan kantong dengan satu kartu”, katanya.

Irwan juga meminta untuk selalu menyosialisasikan supaya kita semua bisa menggerakan ekonomi dan menyejahterakan masyarakat dalam era digital khususnya Sumatera Barat. (Ari)