SEMANGATNEWS.COM – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), bank dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI), akan segera meluncurkan layanan bank digitalnya.
Hal ini menarik untuk di simak, Meskipun belum ada pengumuman resmi, Bank Digital BCA akan beroperasi lewat platform bernama Blu.
Hal itu terungkap dari adanya akun Instagram terverifikasi bernama @blubybcadigital.


Manajemen BCA sebelumnya mengungkapkan operasional Bank Digital BCA, hasil transformasi dari PT Bank Royal Indonesia, ditargetkan bisa beroperasi pada pertengahan tahun ini.
“Royal Bank disiapkan menjadi BCA Digital, kami harap pertengahan tahun ini paling lambat bisa operasi sendiri yang bisa dioperasikan,” kata Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, dalam diskusi virtual VIP Forum Digital Bank, digelar CNBC Indonesia, Kamis (8/4/2021).
Neo bank di BCA Digital adalah bank yang menjalankan seluruh bisnisnya secara digital, tidak mempunyai kantor cabang (branchless). Menurut Jahja, nantinya Bank Digital BCA juga akan tergabung dengan ekosistem perseroan seperti misalnya ATM BCA.
“Iya [jadi neo bank], karena secara bank digital gak punya cabang, gak langsung handling cash, itu dompleng kepada ATM BCA,” beber Jahja, dalam acara konferensi pers secara daring, Senin (8/2/2021).
Dengan hadirnya bank digital layanan akan lebih terintegrasi dengan cakupan nasabah yang beragam. Selama ini BCA memiliki nasabah eksisting sehingga dengan adanya bank digital ada segmen tertentu yang bisa difokuskan
BCA mengambilalih saham Bank Royal pada November 2019. “Nilai pengambilalihan yang dilakukan adalah sebesar Rp 988.046.957.182. Transaksi bukan merupakan transaksi material,” tulis Jahja, dalam pengumuman di Bursa Efek Indonesia.
