Berapapun Anggarannya, DPRD Payakumbuh Siap Dukung Kepala Daerah Tangani Covid-19

oleh -

Semangatnews Payakumbuh – Seluruh Anggota DPRD Kota Payakumbuh menanggapi kasus Covid-19 yang sudah mulai mewabah di Sumatera Barat, hari ini Jumat (27/3) terhitung sudah ada 6 warga Sumbar yang positif.

Pimpinan DPRD sudah melaksanakan Rapat terbatas dengan Ketua Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dan Ketua Fraksi. Dalam rapat itu hadir Wulan Denura, Aprizal, Sri joko Purwanto, YB Dt Parmato Alam, Maharnizul, Ahmad Zifal, Ismet Harius, Opet Nawati, dan Ahmad Rida.

Wakil Ketua DPRD Wulan Denura menyebut DPRD sepakat mendukung program Pemko untuk menanggulangi Covid-19, dimana telah merencanakan pergeseran anggaran sekitar Rp.5 miliar.

“Kita akan segera rapat kerja dengan OPD terkait, jika anggaran mencukupi atau kurang, kami sepakat menambahnya, besok kami akan Rapat Komisi A dengan camat, Komisi B dengan badan keuangan dan Bank Nagari, serta Komisi C dengan dinas kesehatan, RSUD, dan kepala puskesmas, kami ingin tahu kondisi terkini wabah covid-19 di Payakumbuh dan Sumbar, “kata Wulan Denura

Sementara itu, Ahmad Zifal dari Partai PPP menyebut kondisi 3 hari terakhir untuk Sumbar memang sangat signifikan, sebelumnya Sumbar termasuk 14 daerah yang tidak terkontaminasi Covid-19.
Pada rapat sebelumnya DPRD juga sudah menunda beberapa kegiatan dewan, termasuk perjalanan dinas dan reses yang melibatkan banyak orang.

Ahmad Zifal mengatakan DPRD mengambil langkah dengan mendukung surat edaran dan himbauan wali kota, mulai dari aturan shalat berjamaah dan hal-hal bersifat umum. Sementara untuk pola penanganan wabah Covid-19 di DPRD sangat mendukung Pemko sepenuhnya.

“Dari masukan-masukan, kami mendapat informasi dari warga dan tenaga medis kepada personal di DPRD, lalu kami mengadakan rapat terbatas hari ini, kami siap menindaklanjuti untuk setuju melakukan pergeseran anggaran, karena keluhan instansi, terkhusus Alat Pelindung Diri (APD) yang menjadi keluhan secara terperinci, berapapun anggarannya yang dibutuhkan akan kami setujui, “kata Ahmad Zifal.