Biaya Fantastis! Sekali Lewat Selat Hormuz, Kapal Harus Rogoh Rp34 Miliar

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Ketegangan di kawasan Timur Tengah berdampak langsung pada biaya logistik global. Salah satunya terlihat dari melonjaknya biaya pelayaran melalui Selat Hormuz yang kini mencapai angka fantastis.

Dilaporkan bahwa satu kapal harus mengeluarkan biaya hingga sekitar Rp34 miliar hanya untuk sekali melintas di Selat Hormuz. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya risiko keamanan di kawasan tersebut.

Selat Hormuz merupakan jalur vital perdagangan energi dunia. Sekitar 20 persen pasokan minyak global melewati jalur sempit ini setiap harinya.

Lonjakan biaya tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya premi asuransi perang. Perusahaan asuransi menaikkan tarif untuk mengantisipasi risiko serangan di wilayah tersebut.

Selain itu, biaya pengamanan tambahan juga menjadi faktor penting. Banyak kapal kini membutuhkan pengawalan ekstra untuk memastikan keselamatan selama melintas.

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat menjadi pemicu utama meningkatnya risiko di kawasan. Serangan terhadap fasilitas energi dan kapal tanker membuat situasi semakin tidak stabil.

Para pelaku industri pelayaran mengaku terpaksa menanggung biaya tambahan ini demi menjaga kelangsungan distribusi. Namun, kondisi ini berdampak pada meningkatnya biaya logistik global.

Kenaikan biaya pelayaran melalui Selat Hormuz juga berimbas pada harga minyak dunia. Pasokan yang terganggu membuat harga energi mengalami tekanan naik.

Tidak hanya itu, biaya transportasi barang lainnya juga ikut terdampak. Harga berbagai komoditas diperkirakan akan mengalami kenaikan dalam waktu dekat.

Analis menilai, jika ketegangan terus berlanjut, biaya pelayaran bisa semakin meningkat. Hal ini berpotensi memicu inflasi di berbagai negara.

Dengan kondisi yang belum stabil, dunia kini menghadapi tantangan baru dalam menjaga kelancaran rantai pasok global di tengah konflik geopolitik.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.