Jakarta, Semangatnews.com – Harga Bitcoin kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan awal pekan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim kesepakatan damai dengan Iran hampir selesai dinegosiasikan. Pernyataan tersebut langsung memicu sentimen positif di pasar kripto global yang sebelumnya dilanda tekanan akibat konflik Timur Tengah.
Berdasarkan data pasar terbaru, harga Bitcoin naik hingga mendekati level US$77.000 per koin. Kapitalisasi pasar kripto global juga ikut meningkat seiring kembalinya minat investor terhadap aset berisiko.
Sebelumnya, pasar keuangan global sempat terguncang akibat memanasnya hubungan Amerika Serikat dan Iran. Kekhawatiran mengenai penutupan Selat Hormuz serta lonjakan harga minyak membuat investor cenderung menghindari aset berisiko seperti saham dan kripto.
Namun situasi mulai berubah setelah Trump menyatakan proses negosiasi damai dengan Iran memasuki tahap akhir. Ia menyebut sejumlah negara Timur Tengah turut terlibat dalam pembicaraan untuk meredakan konflik kawasan.
Sentimen positif tersebut membuat pasar kripto bergerak menghijau. Selain Bitcoin, sejumlah aset digital lain seperti Ethereum, Binance Coin, hingga XRP juga mengalami penguatan meski dalam persentase yang lebih terbatas.
Pengamat kripto menilai Bitcoin masih sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik global. Ketika risiko perang meningkat, investor biasanya memilih aset aman seperti dolar AS dan emas. Namun saat ketegangan mereda, minat terhadap kripto kembali meningkat.
Meski begitu, sebagian analis mengingatkan pasar masih dibayangi ketidakpastian. Negosiasi AS-Iran dinilai belum sepenuhnya selesai sehingga volatilitas harga Bitcoin diperkirakan masih akan tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Di sisi lain, faktor kebijakan suku bunga bank sentral AS juga tetap menjadi perhatian utama investor. Risalah Federal Reserve yang membuka peluang kenaikan suku bunga tambahan berpotensi menekan aset digital dalam jangka pendek.
Meski demikian, optimisme investor terhadap Bitcoin masih cukup besar. Banyak pelaku pasar melihat aset kripto terbesar di dunia itu memiliki daya tahan kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Lonjakan harga Bitcoin juga diikuti peningkatan volume perdagangan harian. Aktivitas transaksi yang meningkat menunjukkan minat investor mulai kembali pulih setelah beberapa hari sebelumnya pasar cenderung bergerak stagnan.
Pasar kini menunggu kepastian hasil negosiasi AS dan Iran yang disebut segera diumumkan. Jika ketegangan geopolitik benar-benar mereda, Bitcoin berpotensi melanjutkan penguatan dan kembali menembus level psikologis penting dalam waktu dekat.(*)

