BMKG Peringatkan Hujan Lebat 10–11 Oktober: Waspada Banjir & Longsor di Banyak Daerah

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini untuk periode 10–11 Oktober 2025, bahwa sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Peringatan tersebut tertuang dalam catatan “potensi cuaca ekstrem” yang dimutakhirkan oleh BMKG. Beberapa provinsi disebut berpeluang mengalami curah hujan tinggi dan cuaca tidak stabil.

Wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi, dan Papua masuk dalam daftar wilayah rawan hujan sedang hingga lebat dalam dua hari ke depan.

Selain hujan lebat, BMKG juga mengingatkan potensi fenomena pendukung seperti angin kencang lokal, petir, dan peningkatan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang atau longsor di daerah rawan.

Kepala BMKG mengimbau pemerintah daerah, terutama di kawasan perbukitan dan kaki gunung, agar meningkatkan kesiapsiagaan mitigasi, terutama bagi masyarakat yang tinggal di zona rawan.

Sektor infrastruktur seperti saluran drainase, tanggul, dan sistem pengairan diperintahkan untuk siaga dan melakukan pengecekan rutin agar tidak mudah jebol saat hujan ekstrem terjadi.

Kepala dinas perhubungan lokal juga diminta memantau kondisi jalan dan akses utama, terutama wilayah dataran rendah yang rawan tergenang, agar laka lantas akibat genangan minimal.

Masyarakat diimbau untuk tidak lengah: kurangi aktivitas di luar ruang saat hujan deras terjadi, hindari terburu-buru menyeberang sungai atau arus deras, serta menghindari tepi lereng yang rentan longsor.

Bagi petani dan nelayan, disarankan agar memantau informasi cuaca harian dan menunda aktivitas pertanian yang bergantung pada kondisi cuaca cerah jika peringatan masih tinggi.

Sekolah dan institusi publik juga diminta menyiapkan skenario tanggap darurat — seperti evakuasi ringan dan koordinasi dengan posko kebencanaan lokal — ketika hujan ekstrem terjadi mendadak.

BMKG menekankan bahwa peringatan ini tidak bermaksud menimbulkan kepanikan, melainkan sebagai upaya proaktif agar masyarakat dan pemerintah daerah lebih sigap menghadapi potensi risiko.

Penugasan petugas patroli cuaca dan pemantauan real-time akan ditingkatkan, terutama di kawasan rawan banjir dan longsor. Masyarakat dapat memantau lewat aplikasi resmi BMKG atau kanal cuaca lokal.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.