SEMANGATNEWS.COM, KABUPATEN SOLOK – Sekretaris Daerah, Medison hadiri entery meeting audit interim BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2022, Rabu (8/2/2023) di Ruang Pertemuan Solok nan Indah.
Pada kesempatan itu, BPK RI menyerahkan surat tugas pemeriksaan Audit Interim. BPK juga melakukan yang akan dilaksanakan beberapa hari ke depan kegiatan Entery Meeting bersama seluruh Kepala OPD beserta Kepala Bagian dan Camat Se-Kabupaten Solok di Ruang Pertemuan Solok Nan Indah.
Sekretaris Daerah, Medison mebngucapkan terima kasih atas bantuan konsultasi dari pihak BPK sehingga diharapkan dapat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Mulai hari ini BPK RI melaksanakan pemeriksaan laporan keuangan,” ujarnya.
Sebelumnya, bupati telah berpesan bahwa apapun nantinya dokumen yang diminta oleh pihak BPK diharapkan agar segera direspon secara cepat dan dikelola oleh pejabat yang menguasai bidang tersebut.
“Harapan Bupati mendapatkan capaian terbaik dan kualitas pelayanan menjadi yang terbaik,” katanya.
Pengendali Teknis BPK RI, Anjar mengatakan hasil evaluasi tahun kemarin memang masih ada permasalahan yang cukup kompleks, untuk itu harapnya pada tahun ini agar dapat dibenahi secara merata.
“Kita berharap bantuan dan kerja sama untuk beberapa hari ke depan, semoga dengan kelancaran komunikasi ini bisa memberikan hasil yang terbaik kedepanya,” ungkapnya.
Sambutan Ketua Tim Pemeriksaan BPK RI, Fahri Saputra, mengatakan untuk mendapatkan opini yang terbaik itu bergantung dari usaha Bapak/Ibu semua.
“Kita dari BPK hanya bertugas sebagai tim pemeriksa, maka dari itu diharapkan usaha dan kerja sama kita bersama. Dalam pemeriksaan kita berkeinginan juga untuk di kelola langsung oleh pihak yang bersangkutan serta menguasai dan memahami bidang yang dilakukan pemeriksaan,” katanya.
BPK juga akan melaksanakan pemeriksaan selama kurang lebih 24 hari ke depan serta turut mengapresiasi untuk capaian tindak lanjut rekomendasi BPK yang telah mencapai tingkat 80 persen dimana pada tahun sebelumnya masih berkisar di angka 73 persen,” tutupnya.
