Buka Rakor Staf Ahli, Gubernur Mahyeldi: Lihat Potensi Pembangunan Daerah Harus Jeli

oleh -

SEMANGATNEWS, COM – Namanya, kata ‘ahli’ setelah kata ‘staf’ itu merujuk pada kepakaran dan profesionalitas seseorang pada bidang tertentu. Sebutan ‘Staf Ahli’ bukan berarti ia ahli dalam segala hal atau dalam segala permasalahan, namun bermakna ia menekuni dan memahami bidang tertentu secara mendalam. Oleh karena itu, Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi, meminta kepada para Staf Ahli agar jeli melihat suatu permasalahan dan potensi yang ada di suatu daerah.
Baca Juga:  Gubernur Mahyeldi Harapkan Program Irigasi Terpadu Bisa Tunjang Produksi Pertanian Sumbar
Demikian disampaikan Gubernur dalam acara Rapat Koordinasi Tingkatkan Peran Staf Ahli Kepala Daerah Dalam Peningkatan Layanan Pimpinan, di Grand Rocky Hotel Bukittinggi, Rabu (22/6/2022). Menurutnya, seorang Staf Ahli dapat dikatakan sebagai policy adviser bagi kepala daerah, baik Gubernur maupun Bupati atau Walikota. Disamping itu seorang Staf Ahli memiliki kompetensi dan latar belakang dalam memberikan telaah terhadap permasalahan yang ada.
Baca Juga:  Kunker Panja Komisi II DPR RI ke Sumbar Bahas RUU Tentang Provinsi Sumbar, Riau dan Jambi
“Salah satu contohnya adalah Staf Ahli harus mampu memberikan masukan kepada pembangunan di daerah. Seperti gedung dua lantai yang ada di samping SMA 1 Bukittinggi Landbouw yang sampai sekarang masih terbengkalai,” kata gubernur. Ia mengatakan bangunan tersebut merupakan aset strategis, mengingat harga tanah di Bukittinggi termasuk paling mahal di Indonesia, menurutnya staf ahli harus melihat segi ekonomis bangunan tersebut seharusnya gedung tersebut bisa dibangun 15 lantai.

No More Posts Available.

No more pages to load.