Bulog Usul ASN Dapat Beras Lagi, Skema Tunjangan Natura Berpeluang Hidup Kembali

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Perum Bulog membuka peluang menghidupkan kembali skema tunjangan beras natura bagi aparatur sipil negara atau ASN di tengah stok beras pemerintah yang melimpah. Wacana tersebut langsung menarik perhatian publik karena mengingatkan pada kebijakan lama yang pernah diterapkan pemerintah bertahun-tahun lalu.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan pihaknya akan mengajukan proposal kepada pemerintah agar ASN, TNI, dan Polri kembali menerima tunjangan beras dalam bentuk natura. Langkah itu disebut sebagai salah satu solusi mempercepat distribusi stok beras nasional yang kini terus meningkat.

Menurut Bulog, stok cadangan beras pemerintah saat ini berada pada level sangat tinggi. Kondisi tersebut membuat pemerintah perlu mencari strategi tambahan agar distribusi berjalan lebih cepat dan kualitas beras tetap terjaga di gudang penyimpanan.

Skema tunjangan natura sendiri pernah menjadi bagian dari fasilitas bagi pegawai negara di masa lalu. Dalam sistem tersebut, ASN dan aparat negara menerima jatah beras langsung sebagai bagian dari tunjangan kesejahteraan mereka.

Bulog menilai kebijakan itu masih relevan diterapkan kembali pada kondisi saat ini. Selain membantu penyaluran stok beras, program tersebut diyakini dapat menjaga stabilitas harga pangan di tengah tingginya produksi nasional.

Rizal menyebut jenis beras yang kemungkinan dibagikan nantinya merupakan beras medium milik Bulog. Penyaluran diperkirakan akan memanfaatkan jaringan distribusi yang selama ini sudah berjalan melalui berbagai lembaga pemerintah dan mitra resmi.

Wacana ini juga dinilai dapat membantu memperkuat ketahanan pangan nasional. Dengan distribusi langsung kepada ASN dan aparat negara, stok beras pemerintah diharapkan lebih cepat terserap tanpa mengganggu keseimbangan pasar umum.

Meski begitu, usulan tersebut masih membutuhkan pembahasan lebih lanjut bersama kementerian terkait. Pemerintah disebut perlu menghitung kesiapan anggaran, mekanisme distribusi, hingga dampaknya terhadap kebijakan tunjangan ASN secara keseluruhan.

Pengamat ekonomi menilai langkah Bulog cukup realistis mengingat kapasitas gudang penyimpanan beras pemerintah terus terisi. Jika stok terlalu lama tersimpan, biaya pemeliharaan dan risiko penurunan kualitas beras juga akan meningkat.

Di sisi lain, sejumlah ASN menyambut positif munculnya wacana tersebut. Banyak yang menilai tunjangan beras dapat membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga di tengah harga kebutuhan pokok yang masih fluktuatif.

Hingga kini pemerintah belum mengambil keputusan final terkait proposal tersebut. Namun wacana menghidupkan kembali tunjangan beras natura menjadi sinyal bahwa pemerintah tengah mencari berbagai cara untuk menjaga stabilitas pangan sekaligus mengoptimalkan pengelolaan stok beras nasional.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.