Bupati Yudas: Pembangunan Pendidikan Agar Masyarakat Mentawai Tidak Jadi Penonton

oleh -

Semangatnews, Tua Pejat – Akademi Komunitas Mentawai untuk pertama kalinya telaha mewisuda mahasiswa Akademi Komunitas Mentawai sebanyak 92 orang, pada 15 Nopember 2018 lalu. Belum banyak yang tahu pembangunan Kepulauan Mentawai selain pembangunan pisik juga termasuk menyiapkan tenaga sumberdaya manusianya.

Hal ini disampaikan Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet disela-sela rapat persiapan Kunjungan Kerja Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ke Sumbar, di ruang kerja Wagub Sumbar Nasrul Abit, Senin (4/2/2019).

Lebih lanjut Yudas menyampaikan dalam upaya memajukan kesejahteraan hidup masyarakat dan menjadi masyarakat Mentawai jadi tuan rumah dinegeri sendiri, gagasan pendirian perguruan tinggi Akademi Komunitas adalah sebuah harapan baru kemajuan Mentawai.

Akademi Komunitas Mentawai yang sebentar lagi, sesuai aturan kemendikbud akan berubah menjadi Perguruan Tinggi Mentawai akan mengandeng tiga perguruan tinggi, Intintut Pertanian Bogor (IPB), Politeknik Universitas Andalas (Unand) dan Politeknik Negeri Lampung.

Dahulu akademi komunitas tamatannya Mahasiswa baru sebatas D2, kedepan dengan perubahan ini dapat menjadi tamatan D3 dan D4. Dan akan banyak ruang jurusan teknik pertanian, pertenakan, perkebunan dan perikanan.

“Kita berharap ini dapat menjawab kebutuhan akan kemajuan pembangunan kepulauan dimana masyarakat dapat berperan penuh tidak lagi menjadi penonton pembangunan kemajuan Mentawai,” harapnya.

Bupati juga menjelaskan, pemkab Kepulauan Mentawai telah berupaya berbuat semaksimal yang kami bisa dan semua itu untuk kesejahteraan masyarakat Kepulauan Mentawai.

Walau kami sadar tak banyak yang tahu apa-apa yang telah kami perbuat dalam memajukan pembangunan kepulauan Mentawai. Biarlah nanti para generasi muda mentawai yang menikmati keberhasilan pembagunan yang dapat merobah image bagaimana kami berkerja keras selama ini.

Yang terpenting bagi kami, dari semua program dan kegiatan percepatan pembangunan Kepulauan Mentawai kami telah berhasil meletakan dasar-dasar yang baik untuk masyarakat Mentawai di masa datang.

Dan sungguh berharap semua yang telah dilakukan ini dapat dilanjutkan oleh kepemimpinan berikutnya dengan baik pula. Dimana Mentawai dapat keluar dari kategori daerah tertinggal dan tetap dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, seru Yudas bersemangat.