Buya Ristawardi Ajak Jemaah Subuh Mubarakah Perkuat Iman, Dunia Hanya Persinggahan

by

Padang Panjang, Semangatnews.com – Kehidupan dunia yang dijalani manusia sejatinya hanyalah sementara. Karena itu, setiap umat Islam diingatkan untuk senantiasa mempersiapkan bekal amal kebaikan sebagai persiapan menghadapi kehidupan akhirat yang kekal.

Pesan tersebut disampaikan Buya Ristawardi ketika memberikan tausiah dalam kegiatan Subuh Mubarakah di Masjid Agung Manarul ‘Ilmi, Islamic Centre Kota Padang Panjang, Minggu (1/11).

Di hadapan ratusan jemaah yang hadir, Buya Ristawardi mengingatkan bahwa tujuan utama penciptaan manusia adalah untuk mengabdi kepada Allah SWT. Oleh sebab itu, kehidupan hendaknya tidak hanya diisi dengan mengejar kepentingan duniawi.

Menurutnya, setiap manusia memiliki tanggung jawab untuk menjadikan seluruh aktivitas kehidupan sebagai bagian dari ibadah. Hal tersebut berlaku bagi siapa pun, tanpa memandang profesi, kedudukan, maupun amanah yang sedang dijalankan.

Ia menjelaskan, pekerjaan dan tanggung jawab sehari-hari seharusnya dapat menjadi sarana untuk memperbanyak kebaikan. Dengan niat yang benar, berbagai aktivitas manusia dapat memberikan manfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Buya Ristawardi juga menekankan bahwa kesuksesan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh pencapaian materi, jabatan, atau kedudukan selama hidup di dunia. Ukuran keberhasilan yang sesungguhnya adalah keselamatan dan kebahagiaan ketika menghadap Allah SWT.

Sebaliknya, kerugian terbesar bagi manusia adalah ketika tidak mampu mempersiapkan diri untuk kehidupan setelah kematian. Karena itu, kesempatan hidup yang masih diberikan hendaknya dimanfaatkan untuk memperkuat keimanan dan memperbanyak amal saleh.

Dalam tausiahnya, ia turut mengingatkan bahwa segala sesuatu yang dimiliki manusia merupakan karunia Allah SWT. Harta, jabatan, kesehatan, hingga kesempatan hidup merupakan titipan yang suatu saat akan dimintai pertanggungjawaban.

Ia juga mengingatkan bahwa kematian merupakan kepastian yang tidak dapat ditunda maupun dihindari. Tidak seorang pun mengetahui kapan ajal akan datang, sehingga persiapan menuju kehidupan akhirat perlu dilakukan sejak sekarang.

Selain itu, Buya Ristawardi menjelaskan mengenai kehidupan alam barzakh sebagai fase penantian sebelum manusia dibangkitkan pada hari kemudian. Pemahaman tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat agar manusia tidak terlena dengan kesibukan dunia.

Kegiatan Subuh Mubarakah tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra, Sekretaris Daerah Doni Hendra, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pejabat pemerintah daerah, aparatur sipil negara (ASN), serta masyarakat.

Wakil Wali Kota Allex Saputra mengapresiasi antusiasme masyarakat yang mengikuti kegiatan keagamaan tersebut. Menurutnya, partisipasi jemaah mencerminkan kuatnya semangat masyarakat dalam menjaga nilai-nilai Islam yang menjadi identitas Padang Panjang sebagai Kota Serambi Mekkah.

Ia berharap kegiatan Subuh Mubarakah dapat terus menjadi sarana meningkatkan keimanan sekaligus mempererat hubungan antarsesama masyarakat. Keberadaan Islamic Centre juga diharapkan semakin dimanfaatkan sebagai pusat ibadah, pembelajaran agama, kajian keislaman, dan silaturahmi.(eti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.