Cacian Bupati Boyolali Kepada Prabowo Dinilai Tak Beradab

by -

Semangatnews, Jkt – Pernyataan Bupati Boyolali Seno Samodro yang menyebut Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto asu (anjing) dianggap bagian dari politik tidak beradab.Maka itu, Koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengkritik pernyataan Seno Samodro itu.

“Ucapan binatang itu bagian dari politik yang tidak beradab,” ujar Anggota Direktorat Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (6/11/2018).

Hal senada dikatakan oleh Anggota Direktorat Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Habiburokhman. Bahkan, menurut dia, Bupati Boyolali telah melakukan ujaran kebencian.

“Ada beberapa kalimat menurut rekaman kami dapat, ada kalimat yang sangat-sangat keterlaluan dan sangat-sangat kasar,” kata Habiburokhman dalam kesempatan sama.

Adapun Seno Samodro menyebut Capres Prabowo Subianto asu saat unjuk rasa aksi bela ‘Tampang Boyolali’ pada Minggu 4 November 2018. Sedangkan aksi itu merespons video pidato Prabowo saat meresmikan Kantor Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Boyolali pada 30 Oktober 2018.

Dalam video itu, Prabowo saat berpidato mengungkapkan ketidakyakinannya para pendukungnya itu pernah masuk hotel-hotel mewah di Jakarta. “Mungkin kalau kalian masuk, mungkin kalian diusir, tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini,” ucap Prabowo disambut tawa mereka yang hadir di acara tersebut.(smngtnews/sindonews)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.