China Bidik 190 Juta Kunjungan Turis Asing pada 2030, Bebas Visa Jadi Andalan

by

Jakarta, Semangatnews.com – China memperkuat strategi untuk menarik wisatawan mancanegara dengan memperluas kemudahan perjalanan, termasuk kebijakan bebas visa bagi warga negara tertentu. Langkah ini menjadi bagian dari rencana jangka panjang pemerintah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asing sekaligus mendorong belanja di sektor pariwisata.

Dalam rencana pengembangan pariwisata periode 2026–2030, China menargetkan 190 juta kunjungan wisatawan internasional per tahun pada 2030. Pemerintah juga membidik pengeluaran wisatawan asing lebih dari 150 miliar dolar AS setiap tahun.

Target tersebut mencerminkan ambisi China untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi perjalanan internasional. Pemerintah tidak hanya mengandalkan objek wisata populer, tetapi juga berupaya memperbaiki berbagai layanan yang dibutuhkan pelancong selama perjalanan.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperluas kebijakan bebas visa. Melalui skema tersebut, warga negara tertentu yang memegang paspor biasa dapat memasuki China tanpa visa untuk tujuan yang diizinkan, termasuk berwisata, melakukan perjalanan bisnis, mengunjungi keluarga atau teman, serta transit.

Dampak kebijakan tersebut terlihat dalam data perjalanan selama libur Hari Nasional pada awal Oktober 2026. Administrasi Imigrasi Nasional China mencatat total 15,46 juta perjalanan lintas batas selama periode tersebut, meningkat 6,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kedatangan warga asing selama liburan itu mencapai 682.000 perjalanan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 505.000 kedatangan memanfaatkan kebijakan bebas visa, atau meningkat 9,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Data tersebut memperlihatkan besarnya peran skema bebas visa dalam pergerakan wisatawan internasional.

Selain pembebasan visa untuk kewarganegaraan tertentu, China mengembangkan skema transit bebas visa yang memungkinkan pelancong memenuhi syarat untuk tinggal sementara dalam periode yang lebih panjang. Kebijakan ini dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mengunjungi sejumlah tempat saat melakukan perjalanan menuju negara lain.

Pemerintah China juga berencana memperkuat konektivitas internasional melalui peningkatan akses penerbangan dan kereta api. Ketersediaan rute yang lebih beragam diharapkan memudahkan wisatawan mencapai berbagai kota, tidak hanya destinasi utama yang selama ini menjadi pilihan populer.

Kemudahan transaksi dan komunikasi turut menjadi perhatian. Pemerintah berupaya meningkatkan layanan pembayaran, akomodasi, transportasi, informasi multibahasa, serta prosedur pengembalian pajak bagi pengunjung yang memenuhi ketentuan. Layanan tersebut dinilai penting untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman.

China juga ingin memperluas pilihan produk wisata berkualitas dan mengembangkan kawasan konsumsi yang menarik bagi pengunjung luar negeri. Strategi ini diharapkan dapat mendorong wisatawan menghabiskan waktu lebih lama dan membelanjakan uang untuk berbagai kebutuhan, mulai dari penginapan hingga kuliner dan belanja.

Meski peluang perjalanan semakin terbuka, wisatawan tetap perlu memastikan aturan yang berlaku bagi paspor masing-masing. Kebijakan bebas visa memiliki ketentuan terkait kewarganegaraan, tujuan perjalanan, dan lama tinggal. Dengan menggabungkan kemudahan masuk, konektivitas, serta peningkatan layanan, China berupaya menjadikan pariwisata internasional sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi hingga 2030.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.