Cilandak Kembali Dikepung Banjir, Luapan Kali Krukut Rendam Permukiman Warga

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Banjir kembali melanda wilayah Jakarta Selatan setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sejak malam hingga pagi hari. Kawasan Cilandak menjadi salah satu titik terparah akibat luapan Kali Krukut yang menyebabkan air masuk ke permukiman warga dan ruas jalan utama.

Di sejumlah titik, ketinggian air dilaporkan mencapai hingga satu meter. Genangan merendam rumah warga, fasilitas umum, serta akses jalan yang biasa digunakan untuk aktivitas harian, sehingga memaksa warga membatasi mobilitas mereka.

Air banjir yang berwarna kecokelatan bercampur lumpur dan sampah membuat kondisi lingkungan menjadi tidak nyaman. Beberapa warga terlihat berusaha menyelamatkan barang-barang penting ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan.

Luapan Kali Krukut terjadi setelah debit air meningkat tajam akibat hujan deras di wilayah hulu. Aliran sungai yang tidak mampu menampung volume air akhirnya meluber ke kawasan permukiman yang berada di sekitarnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat genangan air tidak hanya terjadi di Cilandak, tetapi juga di sejumlah wilayah lain di ibu kota. Puluhan rukun tetangga dan beberapa ruas jalan dilaporkan terdampak banjir dengan ketinggian yang bervariasi.

Petugas BPBD bersama aparat kelurahan dan relawan dikerahkan ke lokasi untuk memantau kondisi warga. Perahu karet disiagakan di titik-titik rawan untuk membantu mobilisasi apabila kondisi banjir semakin memburuk.

Di Cilandak Timur dan Cilandak Barat, sebagian warga memilih bertahan di rumah sambil menunggu air surut. Namun, ada pula yang mengungsi sementara ke rumah kerabat karena khawatir banjir kembali meninggi.

Banjir juga berdampak pada arus lalu lintas. Sejumlah pengendara terpaksa memutar arah atau melambat karena jalan tergenang air, sementara sepeda motor harus ekstra hati-hati agar tidak mogok.

Warga mengungkapkan banjir di kawasan tersebut bukan kali pertama terjadi. Namun, mereka menilai genangan kali ini cukup mengkhawatirkan karena datang dengan cepat dan ketinggian air meningkat dalam waktu singkat.

Beberapa titik tanggul dan saluran drainase dilaporkan tidak mampu menahan derasnya aliran air. Kondisi ini membuat air dengan mudah meluap dan masuk ke permukiman padat penduduk.

Petugas kebersihan turut dikerahkan untuk membersihkan sampah yang menyumbat saluran air. Upaya ini dilakukan agar aliran air dapat kembali lancar dan genangan cepat surut.

BPBD DKI Jakarta mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat potensi hujan masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diminta terus memantau informasi resmi dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.