Jakarta, Semangatnews.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap fakta mengejutkan di balik seringnya gangguan pada sistem perpajakan Coretax yang dikeluhkan masyarakat.
Ia mengakui bahwa sistem tersebut kerap mengalami kendala, mulai dari akses lambat hingga error saat digunakan untuk pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT).
Menurut Purbaya, masalah tersebut tidak semata-mata berasal dari sistem teknis, melainkan juga diduga terkait praktik tidak wajar di internal.
Ia bahkan secara terbuka menyebut adanya “anak buah nakal” yang diduga ikut memperparah kondisi sistem Coretax.
Purbaya menjelaskan, pihaknya menemukan adanya vendor yang sebelumnya sudah dihentikan karena kinerja buruk justru kembali dilibatkan secara diam-diam.
Padahal, vendor tersebut sebelumnya dinilai menjadi salah satu penyebab lambatnya layanan sistem perpajakan.
“Masalah yang sempat hilang justru muncul lagi,” ungkapnya, merujuk pada kinerja sistem yang kembali bermasalah setelah vendor tersebut masuk kembali.
Temuan ini memicu kecurigaan adanya praktik internal yang tidak sesuai prosedur dalam pengelolaan sistem Coretax.
Purbaya pun menegaskan akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengungkap siapa pihak yang bertanggung jawab.
Ia memastikan tidak akan mentolerir pelanggaran tersebut dan berjanji akan mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang terlibat.
Di sisi lain, pemerintah juga tengah menyiapkan langkah perbaikan sistem agar layanan perpajakan dapat berjalan lebih stabil dan adil bagi seluruh wajib pajak.
Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut kepercayaan publik terhadap sistem digital pemerintah yang seharusnya transparan dan andal.(*)

