Curi Kerupuk, Kerugian Korban Capai Puluhan Juta Rupiah

oleh -

SEMANGATNEWS.COM – Lima orang pria ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Payakumbuh usai menindaklanjuti laporan yang masuk ke Mapolsek Akabiluru. Kelima pria itu diduga melakukan aksi pencurian di Gudang kerupuk Ratu  di Jorong Piladang Kenagarian Koto Tangah Batu ampar Kecamatan Akabiluru Kabupaten Lima Puluh Kota. Akibat dari pencurian itu, korban mengalami kerugian mencapai angka kurang lebih sebelas juta rupiah.

Terungkapnya kejahatan yang dilakukan tersangka RJ (22), FS (33), HF (35), YS (35) serta AD (27) itu berawal dari laporan seorang pedagang Kerupuk Mentah di Kota Solok, Neli yang menghubungi korban Jon panggilan Da i melalui sambungan telpon. Kepada korban yang juga pemilik toko Ratu ini, Neli menyebutkan bahwasanya ia sudah dua kali membeli kerupuk kepada tersangka AD dengan harga yang jauh lebih murah dari harga pasaran. Karena curiga, ia menghubungi korban karena barang yang dibeli tersebut jauh dibawah harga yang biasa ia beli di toko milik korban, apalagi tersangka AD merupakan karyawan di Toko Rangkiang yang juga merupakan toko milik Lima
ban.

Baca Juga:  Kapolda Teddy Minahasa Inginkan Sumbar Tegakan Marwah ABS-SBK

Dari informasi itu, korban melakukan pengecekan digudang persediaan barang, dari pemeriksaan diketahui sejumlah barang-barang (kerupuk.red) hilang, korban juga melakukan pemeriksaan siapa karyawan yang bertugas memuat barang pada Sabtu tanggal 29 Januari 2022 dan Rabu tanggal 02 Februari 2022.

” Iya, setelah menerima laporan dari masyarakat ke Polsek Akabiluru, kita (Satreskrim.red) menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan hingga pelaku berkembang kepada lima orang tersangka. Mereka melakukan aksi pencurian dengan cara menambah jumlah barang pesanan pelanggan melebihi yang diminta, kelebihan itulah yang kemudian mereka jual ke Kota Solok dengan harga dibawah standar,” ucap Kapolres Payakumbuh, AKBP. Alex Prawira melalui Kasat Reskrim, AKP. Akno Pilindo didampingi Kanit Reskrim, AIPTU. Efri, Senin siang 14 Februari 2022.

No More Posts Available.

No more pages to load.