Daftar Wilayah Terpanas Indonesia Agustus 2026, Suhu Lampung Capai 38 Derajat

by

Jakarta, Semangatnews.com – Cuaca panas melanda sejumlah wilayah Indonesia pada pertengahan Agustus 2026. Data terbaru BMKG menunjukkan suhu maksimum di beberapa daerah berada di atas 35 derajat Celsius, dengan catatan tertinggi mencapai 38 derajat Celsius di Lampung Utara.

Pengamatan dilakukan pada periode 17 Agustus pukul 07.00 WIB hingga 18 Agustus pukul 07.00 WIB. Dari hasil pemantauan tersebut, Stageof Lampung Utara di Kotabumi mencatat suhu maksimum 38 derajat Celsius sekaligus menjadi yang tertinggi di antara wilayah yang masuk dalam daftar BMKG.

Nanga Pinoh di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, berada di urutan berikutnya dengan suhu maksimum 36,8 derajat Celsius. Angka yang sama juga tercatat di Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Palu, Sulawesi Tengah, menyusul dengan suhu maksimum 36,7 derajat Celsius. Kemudian Maros, Sulawesi Selatan, mencatat suhu 36,6 derajat Celsius dalam periode pengamatan yang sama.

Daftar tersebut berlanjut dengan Barito di Kalimantan Tengah dan Banjarbaru di Kalimantan Selatan yang masing-masing mencapai 36,4 derajat Celsius. Suhu tinggi juga tercatat di Banjarmasin dan Tanjungpandan dengan angka 36,1 derajat Celsius.

Sementara itu, Berau, Kalimantan Timur, mencatat suhu maksimum 36 derajat Celsius. Catatan tersebut memperlihatkan sejumlah wilayah di Kalimantan turut mengalami kondisi panas yang cukup signifikan pada periode pertengahan Agustus.

Kondisi panas ini terjadi ketika sebagian besar wilayah Indonesia masih berada dalam periode kemarau. BMKG menyebut sebanyak 535 Zona Musim atau 76,5 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau pada dasarian pertama Agustus 2026.

Tidak hanya musim kemarau, perkembangan El Nino juga menjadi perhatian. BMKG mencatat indikator Nino 3.4 berada di atas plus 2 derajat Celsius, yang menunjukkan penguatan fenomena El Nino dan berpotensi membuat kondisi kemarau menjadi lebih kering.

Pengaruh lain datang dari fenomena IOD positif. Indeks IOD yang berada pada angka 0,63 menunjukkan adanya kondisi atmosfer-laut yang dapat memengaruhi distribusi uap air sehingga sebagian wilayah Indonesia mengalami periode yang lebih kering.

Kombinasi berbagai faktor tersebut membuat masyarakat perlu lebih memperhatikan kondisi cuaca harian. Warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan mengantisipasi paparan panas, menjaga kecukupan cairan, serta menghindari aktivitas fisik berat pada saat suhu mencapai puncaknya.

BMKG juga terus memantau perkembangan kondisi atmosfer dan iklim di Indonesia. Masyarakat diimbau mengikuti informasi cuaca resmi karena kondisi suhu dan cuaca dapat berubah dari satu wilayah ke wilayah lainnya, terutama selama periode kemarau dan penguatan El Nino.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.