Dampak Corona, KPU Bakal Undur Pelaksanaan Pilkada pada Tahun 2021

oleh -
Dampak Corona, KPU Bakal Undur Pelaksanaan Pilkada pada Tahun 2021 Semangatnews, Jakarta – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan, pihaknya menyiapkan segala macam opsi untuk pelaksanaan Pilkada serentak 2020. Besar kemungkinan, penyelenggaraan Pilkada serentak tersebut dilaksanakan pada September 2021. Ia menjelaskan, rumusan penundaan Pilkada serentak 2020. Awalnya, hanya penundaan proses hingga tiga bulan atau hingga penetapan status bencana nasional sampai Mei 2020. Namun, kata Arief, harus menghadapi tahapan pendaftaran bakal calon. Sehingga, dihitung proses pemilihan ditunda hingga Desember 2020. Tetapi, penundaan penghitungan suara pada Desember juga dinilai berat. “Tetapi melihat situasi dan perkembangan yang terjadi sampai dengan saat ini, rasa-rasanya memundurkan sampai dengan Desember itu terlalu berat. Terlalu riskan, dan kita akan mengeluarkan energi terlalu besar. Karena kalau tidak terkejar, mundur tiga bulan, maka kita harus merevisi lagi, lalu memundurkan lagi,” ujarnya, dikutip dari teleconference, Minggu (30/3) kemarin. Adapun KPU menurutnya, telah menyiapkan skenario Pilkada 2020 ditunda sampai tahun depan. Arief mengatakan, awalnya merancang ditunda sampai Juni 2021 namun karena dianggap tidak cukup waktu luang untuk penundaan maka muncul opsi pemungutan suara dilakukan pada September 2021. “Maka opsi yang paling panjang adalah ditunda selama satu tahun. Jadi akan dilakukan September 2021,” ungkapnya. Selain itu, KPU sudah memutuskan menunda proses Pemilu. Empat proses yang tengah berjalan kemudian ditunda, yaitu Pelantikan PPS (Petugas Pemungutan Suara), verifikasi faktual dukungan calon perseorangan, pelantikan PPDP (Petugas Pemutahiran Data Pemilih), dan proses pemutakhiran data pemilih.