Dari Kredit Usaha hingga Bantuan Beras, Ini Strategi Pemerintah Jaga Ekonomi RI di Akhir 2026

by

Jakarta, Semangatnews.com – Pemerintah memperkuat sejumlah program ekonomi untuk menghadapi kuartal terakhir 2026. Kebijakan tersebut mencakup dukungan pembiayaan bagi dunia usaha serta program bantuan yang ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan berbagai instrumen untuk menjaga pertumbuhan ekonomi sampai akhir tahun. Strategi itu mencakup dukungan terhadap aktivitas usaha dan perlindungan masyarakat melalui program bantuan sosial.

Pembiayaan usaha menjadi salah satu perhatian pemerintah. Kredit Usaha Rakyat atau KUR terus dikembangkan sebagai instrumen untuk membantu pelaku usaha memperoleh akses pembiayaan dengan skema yang telah ditetapkan pemerintah.

Pada 2026, pemerintah memang memperkuat ekosistem kredit program. KUR diarahkan untuk mendukung usaha produktif, sementara kredit program lainnya mencakup pembiayaan alat dan mesin pertanian, industri padat karya serta sektor perumahan.

Pemerintah juga terus melakukan penyempurnaan skema pembiayaan agar kredit dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha. Kebijakan KUR 2026 antara lain mempertahankan suku bunga yang terjangkau serta memperluas akses bagi pelaku usaha produktif.

Dari sisi konsumsi masyarakat, bantuan sosial menjadi instrumen lain yang disiapkan untuk menopang perekonomian. Bantuan tersebut terutama diarahkan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan agar kebutuhan dasar tetap dapat terpenuhi.

Salah satu program yang dilanjutkan adalah bantuan pangan berupa beras. Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp17 triliun untuk penyaluran bantuan beras selama tiga bulan terakhir 2026.

Program tersebut menyasar 33,2 juta keluarga miskin atau kurang mampu. Penerimanya berasal dari kelompok desil 1 hingga desil 4, dengan alokasi 10 kilogram beras untuk setiap keluarga per bulan selama Oktober hingga Desember.

Penyaluran bantuan pangan juga menjadi perhatian karena pemerintah perlu menjaga ketahanan pangan di tengah potensi risiko iklim. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya memberikan arahan agar program bantuan masyarakat tetap disiapkan sekaligus mengantisipasi dampak El Nino.

Kebijakan pembiayaan dan perlindungan sosial tersebut berjalan beriringan dengan upaya pemerintah memperkuat pertumbuhan ekonomi. Pada kuartal II 2026, ekonomi Indonesia tercatat tumbuh 5,29 persen secara tahunan, sementara pemerintah menyatakan optimistis momentum tersebut dapat dipertahankan hingga akhir tahun.

Dengan demikian, kuartal IV menjadi periode penting bagi pemerintah untuk memastikan berbagai program ekonomi berjalan sesuai sasaran. Penyaluran pembiayaan kepada dunia usaha dan bantuan kepada masyarakat diharapkan dapat menjaga aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan Indonesia menuju 2027.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.