Jakarta, Semangatnews.com – Derita warga sipil di Lebanon semakin nyata di tengah konflik berkepanjangan yang memaksa jutaan orang meninggalkan rumah mereka demi menyelamatkan diri dari serangan udara.
Salah satu kisah pilu datang dari seorang ibu bernama Fatme yang kini harus tinggal di tenda darurat bersama keluarganya setelah rumah mereka tak lagi aman untuk dihuni.
Ia bersama suami, anak, dan ibunya kini hidup berdesakan di tempat penampungan sementara di pusat kota Beirut yang telah berubah fungsi menjadi hunian darurat bagi ratusan keluarga.
Kondisi di pengungsian jauh dari kata layak. Privasi hampir tidak ada, fasilitas terbatas, dan kehidupan sehari-hari harus dijalani dalam ruang sempit yang penuh keterbatasan.
Fatme mengaku bahkan untuk pergi ke kamar mandi saja menjadi tantangan tersendiri karena harus antre dan berada di ruang terbuka tanpa privasi.
Di dalam tenda, ia hanya dikelilingi barang-barang seadanya yang berhasil diselamatkan saat melarikan diri dari rumahnya yang kini terancam hancur akibat perang.
Konflik yang terus meluas membuat rasa aman semakin sulit didapatkan. Serangan udara dapat terjadi kapan saja tanpa peringatan, bahkan di wilayah yang sebelumnya dianggap relatif aman.
Situasi ini memaksa lebih dari 1,1 juta warga Lebanon mengungsi, menjadikannya salah satu krisis kemanusiaan terbesar di kawasan Timur Tengah saat ini.
Meski telah mengungsi, rasa takut tidak serta-merta hilang. Suara ledakan dan drone yang terdengar dari kejauhan terus menghantui kehidupan para pengungsi setiap hari.
Anak-anak menjadi kelompok paling rentan. Banyak dari mereka mengalami trauma mendalam, bahkan ketakutan hanya karena mendengar suara keras yang menyerupai ledakan.
Fatme mengaku paling terpukul melihat kondisi anaknya yang masih kecil namun harus menghadapi ketakutan akibat perang yang tak kunjung usai.
Kini, harapan terbesar para pengungsi hanyalah bisa kembali ke rumah dan menjalani kehidupan normal seperti sebelumnya, meski kenyataan saat ini menunjukkan bahwa jalan menuju hal tersebut masih sangat panjang.(*)

