Dari Sidang PTUN : Penggugat Masjid At Tabayyun Salah Bidik Obyek Perkara

oleh -

Dari Sidang PTUN : Penggugat Masjid At Tabayyun Salah Bidik Obyek Perkara

SEMANGATNEWS.COM- Para penggugat pembangunan Masjid At Tabayyun salah mengajukan perkara untuk menggugat pembangunan Masjid At Tabayyun di komplek perumahan Taman Villa Meruya, Jakarta Barat.

Tim Hukum Panitia Masjid At Tabayyun dalam persidangan e-court PTUN DKI Selasa (8/6) membedah pokok perkara yang digugat penggugat. Yaitu, lahan Masjid At Tabayyun yang dianggap penggugat bagian dari Ruang Terbuka Hijau Kawasan ( RTHKP ). Mereka bersandar pada pasal 12 ayat 5 Permendagri No.1 tahun 2007 Tentang RTHK Perkotaan, yang tidak boleh dialih difungsikan.

Padahal, lahan Masjid At Tabayyun bukan merupakan RTHKP Publik, melainkan RTHKP Privat yang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta. Hal diatur dalam Pasal 19 ayat (4) Permendagri No 1 Tahun 2007, ” kata Fayyadh.

Baca Juga:  Pacu Kinerja, Wali Kota Riza Falepi Pimpinan Rakor Perangkat Daerah

“Site Plan perumahan TVM menjadi bukti RTHKP itu merupakan RTHKP Privat karena penyediaannya menjadi tanggung jawab pihak / lembaga swasta yang dikendalikan melalui izin pemanfaatan ruang oleh Pemprov DKI.

Penerbitan SK Gubernur DKI No 2120 Tanggal Oktober 2020 justru sudah menjadi wewenang Pemprov DKI, sesuai Pemendagri yang oleh penggugat dijadikan dasar gugatan. Tidak ada larangan dalam persturan itu untuk mengubah peruntukannya atau alih fungsinya.

Baca Juga:  MUSEUM ELLY KASIM; OLEH MAKMUR HENDRIK

“Kami menilai dalil penggugat terkait peraturan perundang-undangan di bidang Ruang Terbuka Hijau dan Rencana Tata Ruang Wilayah(RTRW) hanyalah merupakan alih-alih belaka karena sesungguhnya dari awal para penggugat telah salah menafsirkan RTHKP pada lahan di TVM sebagai RTHKP Publik, padahal ia merupakan RTHKP Privat yang memang merupakan kewenangan Tergugat untuk memberikan izin pemanfaatan ruang sesuai Pasal 19 ayat (4) Pemendagri No 1 Tahun 2007,”urai Fayyadh dari Fayyadh & Partners yang menjadi kuasa hukum Panitia Masjid At Tabayyun menghadapi gugatan sepuluh warga di PTUN.

No More Posts Available.

No more pages to load.