Jakarta, Semangatnews.com – Veda Ega Pratama menunjukkan adaptasi cepat saat menjalani Moto3 Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone. Baru pertama kali menghadapi karakter lintasan tersebut, pembalap Indonesia itu langsung mampu bersaing di posisi teratas dan memastikan tiket otomatis ke Q2.
Veda menutup sesi Practice dengan berada di posisi ketiga. Catatan waktunya mencapai 2 menit 09,639 detik, hanya terpaut 0,071 detik dari Valentin Perrone yang menjadi pembalap tercepat.
Scott Ogden menempati posisi kedua dengan selisih sangat tipis dari Perrone. Kondisi tersebut menggambarkan ketatnya persaingan Moto3 di Silverstone, terutama menjelang perebutan posisi start.
Bagi Veda, hasil tersebut memiliki arti penting karena Silverstone bukanlah trek yang sudah familiar baginya. Meski demikian, pembalap Honda Team Asia itu mampu beradaptasi dengan cepat dan langsung menemukan kecepatan yang kompetitif.
Keberhasilan masuk tiga besar membuat Veda mendapatkan keuntungan dalam agenda kualifikasi. Ia tidak perlu bertarung lebih dulu di Q1 dan dapat langsung mengikuti Q2 bersama pembalap-pembalap tercepat.
Situasi tersebut membuka peluang bagi Veda untuk mendapatkan posisi start yang lebih baik. Semakin tinggi posisi di grid, semakin besar pula peluangnya untuk berada dalam kelompok terdepan sejak awal balapan.
Namun, pekerjaan Veda belum selesai. Sesi latihan dan Practice hanyalah bagian awal dari rangkaian akhir pekan Moto3 Inggris. Konsistensi menjadi kunci karena pembalap lain juga akan berusaha meningkatkan performa mereka saat kualifikasi.
Pada Sabtu, sesi latihan kedua dijadwalkan berlangsung mulai pukul 15.40 WIB. Setelah itu, Q1 digelar pukul 19.45 WIB dan Q2 dimulai pukul 20.10 WIB.
Hasil kualifikasi nantinya akan menentukan posisi Veda di grid untuk balapan utama Moto3 Inggris. Balapan kelas ringan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 9 Agustus 2026, di Silverstone.
Penampilan Veda di Inggris sekaligus menjadi perhatian publik Indonesia karena dirinya menjadi salah satu pembalap yang membawa nama Merah Putih di level tertinggi balap motor dunia. Hasil positif di Practice memberikan harapan baru untuk menghadapi sisa akhir pekan.
Kini Veda hanya perlu menjaga momentum tersebut. Jika mampu mempertahankan catatan waktu kompetitif dan tampil tenang di Q2, bukan tidak mungkin pembalap Indonesia itu mengawali balapan dari posisi yang menjanjikan dan kembali memburu hasil besar di Moto3.(*)

