Jakarta, Semangatnews.com – Pasangan baru ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Nikolaus Joaquin, langsung mencuri perhatian pada debut mereka di Piala Thomas 2026. Keduanya tampil penuh drama namun sukses menyumbangkan poin penting bagi tim Merah Putih.
Bertanding dalam laga Grup D melawan Thailand, duet ini turun di partai krusial saat Indonesia dalam posisi tertinggal. Tekanan besar pun langsung terasa sejak awal pertandingan.
Pada gim pertama, Fajar/Joaquin tampak belum menemukan ritme permainan terbaik. Sebagai pasangan dadakan, koordinasi mereka belum sepenuhnya solid sehingga harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 19-21.
Memasuki gim kedua, perubahan strategi mulai terlihat. Permainan agresif dan komunikasi yang lebih baik membuat mereka mampu mengendalikan jalannya pertandingan.
Hasilnya, pasangan Indonesia berhasil merebut gim kedua dengan skor 21-17 dan memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Di gim ketiga, pertandingan berlangsung semakin menegangkan. Fajar/Joaquin sempat unggul jauh, namun lawan berhasil mengejar hingga skor imbang di poin kritis.
Dalam situasi tekanan tinggi, ketenangan menjadi kunci. Fajar/Joaquin akhirnya mampu mengunci kemenangan dramatis dengan skor 25-23.
Kemenangan ini membuat Indonesia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 atas Thailand, menjaga peluang tim untuk meraih hasil maksimal.
Fajar mengaku sempat tegang karena situasi tim tertinggal. Namun ia bersyukur mampu menjalankan strategi pelatih dengan baik bersama Joaquin.
Sementara itu, Joaquin menyebut komunikasi menjadi faktor penting kebangkitan mereka setelah sempat kesulitan di awal laga.
Debut dramatis ini menjadi sinyal positif bagi Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa kombinasi baru dalam tim mampu memberikan kejutan di ajang sebesar Piala Thomas 2026.(*)

