Jakarta, Semangatnews.com – Penerbangan Flydubai tujuan Tel Aviv dari Dubai berubah menjadi situasi darurat setelah terjadi serangan di dalam kokpit. Penumpang dan awak pesawat akhirnya turun tangan setelah mengetahui pilot utama terluka dan pesawat mengalami penurunan ketinggian secara tiba-tiba.
Insiden terjadi pada penerbangan FZ1073 yang membawa 174 orang. Pesawat yang semula terbang menuju Tel Aviv kemudian dialihkan ke Arab Saudi dan mendarat di Bandara Tabuk.
Sejumlah penumpang mengatakan mereka mendengar keributan dari arah kokpit. Kondisi semakin mengkhawatirkan setelah diketahui salah satu pilot mengalami luka akibat serangan dengan benda tajam.
Penumpang Yaniv Hayoun menjadi salah satu orang yang masuk ke kokpit. Ia menceritakan bahwa dirinya melihat pilot utama dalam keadaan terluka, sementara kopilot berada di dekat kendali pesawat.
Hayoun bersama penumpang lainnya kemudian berusaha menarik kopilot menjauh dari panel kendali. Mereka berhasil menahannya sehingga awak lain dapat mengambil alih situasi di dalam kokpit.
Dalam kondisi tersebut, pesawat sempat mengalami penurunan ketinggian secara cepat. Reuters melaporkan pesawat turun hampir 14.000 kaki dalam waktu kurang dari setengah menit sebelum kendali pesawat berhasil dipulihkan.
Aksi penumpang tersebut berlangsung ketika awak pesawat berusaha menangani pilot utama yang terluka. Beberapa penumpang lainnya juga membantu menjaga situasi di dalam kabin agar tetap terkendali.
Setelah situasi di kokpit berhasil dikuasai, awak lain yang berada di dalam pesawat mengambil alih kendali. Pesawat kemudian diarahkan ke Tabuk untuk melakukan pendaratan darurat.
Pendaratan berlangsung dengan selamat meski insiden tersebut menyebabkan sejumlah orang mengalami luka. Pilot utama kemudian dibawa ke rumah sakit di Arab Saudi, sementara kopilot yang diduga menyerang ditahan untuk menjalani pemeriksaan.
Setelah berada di darat, para penumpang kemudian diterbangkan kembali menuju Israel menggunakan pesawat pengganti. Mereka menceritakan pengalaman menegangkan yang terjadi selama penerbangan tersebut kepada media.
Otoritas terkait kini masih menyelidiki motif dan kronologi lengkap insiden. Flydubai juga menyatakan bahwa alasan di balik kejadian belum diketahui dan meminta publik tidak membuat kesimpulan sebelum penyelidikan selesai.
Penanganan insiden tersebut kembali menyoroti pentingnya prosedur keamanan penerbangan, khususnya ketika terjadi keadaan darurat di dalam kokpit. Namun, rincian mengenai motif serta status hukum pihak yang diduga melakukan serangan masih menunggu hasil pemeriksaan resmi.(*)

